Unduh Aplikasi

Pemerintah Aceh Pulangkan Tiga Nelayan Yang Ditangkap di India

Pemerintah Aceh Pulangkan Tiga Nelayan Yang Ditangkap di India
Foto: Konferensi pers di kantor Dinas Sosial Aceh terkait pemulangan 3 nelayan asal Aceh. Foto: Nazar Ahad

BANDA ACEH -  Tiga nelayan asal Aceh yang ini ditahan di Andaman India bakal segera dipulangkan ke Aceh.

Ke tiga nelayan itu adalah Munazir (34), warga Dusun Said Usman Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Kemudian Kaharuddin (43), warga Keude Gampong Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur dan Azman Syah (30), warga Dusun Pante Raya Gampong Blang Ulim, Aceh Timur.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, mengatakan pemulangan tiga nelayan KM. Athiya 02 itu disampaikan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui surat kepada Pemerintah Aceh, tanggal 30 September lalu.

" Hari ini tiga nelayan tersebut sudah diberangkatkan Plot Blair menuju New Delhi, kemudian dari New Delhi menuju Jakarta dan selanjutnya ke Aceh," kata Alhudri didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto dan perwakilan KKP beserta DKP Aceh, kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Alhudri, pemulangan nelayan yang ditangkap karena memasuki perairan India akibat terjebak kabut asap pada 17 September 2019 itu tak lepas dari upaya semua pihak, baik KKP, Kemenlu, Pemerintah Aceh, Panglima Laot dan pihak-pihak terkait lainnya.

"Artinya ini kita semua bergerak menurut tugas masing-masing dalam upaya pemulangan para nelayan ini, semua bekerja" katanya.

Sebenarnya,  tiga nelayan tersebut hendak dipulangkan ke Aceh pada 5 Oktober lalu, namun terkendala penutupan jalur penerbangan komersil internasional akibat Covid-19.

"Untuk biaya pemulangan tiga nelayan itu akan ditanggung Direktorat Jendral PSDKP-KKP," katanya.

Sementara untuk 51 nelayan yang dipulangkan dari Thailand saat ini sudah tiba di Jakarta dan sedang menjalani protokol kesehatan.

"Setelah tiba di Aceh, 51 nelayan tersebut akan diserahan langsung kepada Bupati Ace Timur," katanya, Minggu (3/10).

Komentar

Loading...