Unduh Aplikasi

Pemerintah Aceh Didesak Selesaikan Pembangunan Jembatan Gampong Panton Luas

Pemerintah Aceh Didesak Selesaikan Pembangunan Jembatan Gampong Panton Luas
Wakil DPD I Partai Golkar Aceh, Suprijal Yusuf SH memperlihatkan Abutment atau kepala jembatan di Gampong Panton Luas, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (5/2). Foto: Ist

ACEH SELATAN - Warga Gampong Panton Luas, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, mendesak Pemerintah Aceh untuk segera merampungkan jembatan permanen di gampong setempat. Pasalnya, jembatan yang sudah delapan tahun didambakan masyarakat setempat sampai saat ini pembangunannya masih sebatas abutment atau kepala jembatan.

"Masyarakat setempat sangat mengharapkan jembatan permanen di gampong setempat bisa segera dirampungkan, karena sudah delapan tahun lamanya pembangunannya masih sebatas abutment. Selama ini masyarakat setempat hanya bisa mengandalkan jembatan gantung yang kondisi lantainya sudah lapu dan besi penyangganya juga sudah mulai kropos," kata Wakil DPD I Partai Golkar Aceh, Suprijal Yusuf, Kamis (7/2).

Pria asal Sawang, Aceh Selatan ini mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat setempat. Pasalnya, untuk keluar dari gampong setempat dan mengangkut hasil pertaniannya masyarakat harus ekstra hati-hati melintasi jembatan gantung yang kondisinya sudah sangat rawan akibat termakan usia.

"Bahkan ada anak sekolah terjatuh dari jembatan gantung tersebut saat hendak kesekolah, karena selain sudah lapuk, lantai jembatan dimaksud juga sudah banyak yang bolong, sehingga sangat menyulitkan masyarakat saat melintasi jembatan tersebut," ungkap Suprijal Yusuf.

Dikatakannya, penduduk Gampong Panton Luas lebih banyak di seberang sungai karena disitu kampung lama, mereka umumnya berkerja sebagai petani.

"Tak hanya persoalan jembatan, jalan dari Gampong Tring Meuduro Tunong menuju Panton Luas dibeberapa titik juga sudah menyempit akibat tertimbun longsor tebing gunung," ungkap Suprijal.

Karenanya, Suprijal berharap kepada Pemkab Aceh Selatan untuk segera membersihkan timbunan longsor yang menimbun badan jalan tersebut, karena dengan kondisi sekarang ini sangat menyulitkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian mereka.

"Selain adanya perkampungan lama, lahan perkebunan masyarakat juga berada di seberang sungai, dengan kondisi seperti ini tentu sangat terkendala bagi masyarakat dalam mengangkut hasil bumi," ujarnya.

Komentar

Loading...