Unduh Aplikasi

Pemburu Satwa Dilindungi akan Dihukum Cambuk

Pemburu Satwa Dilindungi akan Dihukum Cambuk
lustrasi satwa liar. Foto: Beritasatu

LHOKSEUMAWE – Pemburu satwa dilindungi di Provinsi Aceh akan dikenakan hukuman tambahan berupa cambuk sebanyak 100 kali.

Hal tersebut sesuai dengan qanun yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam rapat paripurna terakhir anggota DPR Aceh periode 2014-2019 pada September 2019 lalu dan akan berlaku pada 2020 mendatang.

“Iya benar, sudah disahkan oleh DPRA dan kita mendukung itu,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada AJNN, Rabu (9/10).

Sambung Sapto, menurutnya qanun tersebut akan lebih memperkuat aturan pengelolaan satwa juga habitatnya. Dalam qanun itu juga disebutkan pemburu satwa dilindungi sepeti gajah dan lainnya tertuang di dalam Undang-undang Konservasi serta hukuman tambahan berupa cambuk 100 kali.

“Semoga itu bisa memberikan efek jera kepada pelaku-pelaku yang memburu satwa dilindungi,” imbuhnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...