Unduh Aplikasi

Pembunuh Sekeluarga di Gampong Mulia Dituntut Mati

Pembunuh Sekeluarga di Gampong Mulia Dituntut Mati
Terdakwa pembunuh satu keluarga di Gampong Mulia Banda Aceh saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (15/10). Foto:AJNN/Tomi.

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Banda Aceh menuntut terdakwa Ridwan (22), pelaku pembunuh satu keluarga di Gampong Mulia dengan hukuman mati. Tuntutan dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (15/10).

Dalam sidang yang diketuai Majelis hakim Totok Yanuarto tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mursyid menyebutkan, terdakwa telah melakukan perbuatan merampas nyawa Tji Sun alias Sun di gudang barang grosir milik korban di Gampong Mulia, Kota Banda Aceh. Asun bersama istrinya bernama Minarni (40), dan anak Callietos (8) meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan setelah dihabisi Ridwan.

Baca:Pembunuhan di Gampong Mulia, Pelaku Mengaku Sakit Hati

"Memohon kepada majelis hakim menyatakan terdakwa Ridwan alias Iwan terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana seperti diatur Pasal 340 KUHP. Menghukum terdakwa dengan hukuman mati," kata Mursyid.

JPU Mursyid menyebutkan, terdakwa bekerja dengan korban. Setelah melakukan pembunuhan, terdakwa kabur ke Meulaboh dan melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara hingga akhirnya ditangkap polisi di Bandara Kuala Namu, awal Januari 2018.

Baca:Pembunuh Tiga Warga di Gampong Mulia Ditangkap

Sebelum menyampaikan tuntutan, JPU mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan, terdakwa menghilangkan tiga nyawa sekeluarga.

"Sedangkan pertimbangan lainnya, tidak ada hal meringankan perbuatan terdakwa," kata JPU Mursyid.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, terdakwa Ridwan bersama penasihat hukumnya Ramli Husen, akan mengajukan pembelaan. Sidang dilanjutkan Senin (22/10).

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...