Unduh Aplikasi

Pembelian damkar, BPPA desak DPRA bentuk Pansus

Pembelian damkar, BPPA desak DPRA bentuk Pansus
Damkar, Foto: Sp
BANDA ACEH – Pembelian mobil pemadam kebakaran oleh Pemerintah Aceh yang bernilai Rp. 16,8 Miliar telah menjadi pro kontra dimasyarakat Aceh, hal itu terjadi karena harga mobil yang sangat tinggi. Barisan Penyelamat Pemerintah Aceh (BPPA) mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mendapatkan titik terang terhadap harga mobil tersebut.

“DPR Aceh perlu untuk membentuk pansus terhadap kasus pembelian mobil ini, karena penting ini dilakukan agar ada titik terang terhadap harga mobil serta tujuan pembelian mobil seharga itu,” kata Koordinator Barisan Penyelamat Pemerintah Aceh (BPPA) Hendra Budian, Jumat (26/12/2014) di Banda Aceh.

Hendra juga meminta kepada Gubernur Aceh untuk meluruskan dasar utama pembelian mobil itu, Karena melihat kondisi Gedung di Banda Aceh, belum begitu penting untuk mobil semahal dan secanggih itu.

“Karena kami melihat belum ada gedung yang tinggi di Banda Aceh, misalnya kalau kebakaran di jalan yang agak sempit, pasti mobil itu tidak bisa digunakan, mobil tersebut biasa digunakan untuk daerah yang gedungnya tinggi-tinggi, sedangkan Banda Aceh belum ada gedung yang tinggi," jelas Hendra Budian

Hendra juga ini mempertanyakan kepada Gubernur Aceh terakit, proses tender terhadap mobil tersebut, ini semua perlu untuk segera dibuka oleh Gubernur Aceh, sehingga kasus pembelian mobil ini tidak menjadi tanda tanya bagi masyarakat Aceh.

Selain itu, Hendra Budian juga mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Aceh (Kejati) untuk pro-aktif dalam mengungkap kebenaran dari kasus pembelian mobil yang senilai Rp. 16, 8 Miliar tersebut.

“Kejati harus berani mencari data dan segera membuka ke publik, kami percaya bahwa Kejati berani dalam membuka terkait pembelian mobil itu,” harapnya.


JL

Komentar

Loading...