Unduh Aplikasi

Pembangunan Rumah Bantuan Dana Desa Tahun 2018 di Aceh Utara Tak Rampung

Pembangunan Rumah Bantuan Dana Desa Tahun 2018 di Aceh Utara Tak Rampung
Rumah bantuan terbengkalai dalam kondisi belum rampung dibangun. Foto: AJNN/Safrizal

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Aceh Utara meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan kasus rumah bantuan dan meunasah di Gampong Buket Guru, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Kepala YARA Perwakilan Aceh Utara, Iskandar menyebutkan, temuan lima unit rumah dan satu meunasah bantuan yang terbengkalai di Gampong Buket Guru, Paya Bakong, berdasarkan laporan masyarakat desa setempat.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kontruksi lima rumah dan satu meunasah terbengkalai, kami langsung turun ke lokasi," kata Iskandar Minggu (19/4) kepada AJNN.

Hasil penelusuran YARA, rumah dhuafa tersebut bersumber dari dana desa tahun 2018, sudah dua tahun terbengkalai dalam kondisi belum rampung dibangun.

"Hasil investigasi kami, rumah itu diperkirakan anggarannya Rp 78 juta per unit dan seharusnya sudah diserahterimakan kepada pemilik rumah masing-masing," jelas Iskandar.

Iskandar menambahkan, salah seorang anak dari pihak pemilik rumah Adi, membenarkan hal tersebut dan pihaknya menyayangkan sampai saat ini rumah belum bisa ditempati, meski angggaran sudah selesai dianggarkan untuk pembangunan rumah.

"Penerima sangat berharap rumah yang terbengkalai segera diselesaikan, dan kami dari YARA berharap persoalan ini segera dituntaskan, dan satu lagi meunasah dari anggaran 2017 yang hingga saat ini terbengkalai juga harus segera di selesaikan, apa lagi menurut pengakuan warga sudah berlarut-larut sekian lama," pungkas Iskandar.

Komentar

Loading...