Unduh Aplikasi

Pembangunan PLTA Peusangan Ditargetkan Rampung pada Tahun 2022-2023

Pembangunan PLTA Peusangan Ditargetkan Rampung pada Tahun 2022-2023
Situasi pembangunan PLTA Peusangan. Foto: AJNN/Razikin Akbar.

ACEH TENGAH - Progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan diperkirakan sudah mencapai 84,96 persen dan penyelesaian dua unit Power House PLTA Peusangan tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2022 dan 2023.

Hal itu disampaikan oleh General Manager PLN Unit Instalasi Wilayah Aceh, Abdul Mukhlis kepada sejumlah wartawan saat kegiatan "Media Ghatering" Selasa (6/4/2021) oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Instalasi Wilayah (UIW) Aceh bersama beberapa wartawan dari berbagai media di Aceh.

Dalam kegiatan Media Ghatering tersebut, awak media diajak mengunjungi dan melihat proses pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan yang telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 5 Triliyun

"Untuk targetnya rampungnya, power house pertama di tahun 2023 dan power house kedua di tahun 2022. InsyaAllah jika tidak ada halangan, secara teknis akan seperti itu," ungkap Abdul Mukhlis.

Abdul Mukhlis juga mengatakan ada beberapa kendala saat pembangunan PLTA Peusangan, yaitu adanya redesain akibat faktor alam dan gempa.

"Kita juga merasakan ketika memasuki terowongan tersebut, terowongan harus diamankan lagi, seperti dicor dan ditambah besi didalam terowongan. Agar kita bisa melintasi terowongan secara aman, sebab didalam banyak kegiatan," ungkap Abdul Mukhlis.

Abdul juga mengatakan jika nanti beroperasi, PLTA Peusangan akan menghasilkan listrik dengan jumlah total 88 Mega Watt.

"Pada power house pertama 44 Mega Watt dan di power house kedua 44 Mega Watt," ujar Abdul.

Pada kesempatan yang sama Abdul juga berhara pada tahun 2023 mendatang, perekonomian masyarakat Aceh akan terus tumbuh dan permintaan arus listrik juga terus meningkat.

Ia juga mengharap dukungan dari masyarakat, sebab proyek pembangunan tersebut juga nantinya digunakan untuk kebutuhan masyarakat.

"Pasti nanti akan ada kehidupan ekonomi disini, ekonomi akan teumbuh dan PAD Pemerintah daerah juga akan meningkat, InsyaAllah kita harapkan seperti itu," ujar Abdul Muklis.

Abdul Muklis juga mengatakan bahwa nantinya untuk biaya operasi dari PLTA Peusangan tersebut akan murah sekali, jadi hanya untuk biaya investasi pembangunan saja yang mahal dan membutuhkan waktu.

Selama kunjungan ke lokasi pembangunan PLTA Peusangan wartawan dari berbagai media mendapat kesempatan melihat langsung proses pembangunan PLTA Peusangan di dalam terowongan bawah tanah yang berjarak ratusan meter dibawah permukaan tanah.

Dalam kegiatan tersebut, pihak PLN juga mengenalkan kepada para wartawan media tentang bagaimana sistem kerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang berada di wilayah Angkup, Aceh Tengah.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...