Unduh Aplikasi

Pembangunan Masjid Akibat Gempa Dilanjutkan, Pemkab Pijay Alokasikan DOKA Rp 8 Miliar

Pembangunan Masjid Akibat Gempa Dilanjutkan, Pemkab Pijay Alokasikan DOKA Rp 8 Miliar
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mengalokasikan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp 8.6 miliar lebih untuk lanjutan pembangunan masjid yang rusak akibat gempa tahun 2016 lalu.

Jumlah tersebut diperuntukkan untuk lanjutan pembangunan sebanyak 11 masjid, masjid-masjid tersebut adalah Masjid Baitul Ala, Gampong Blang Krung Rp 1 miliar. Masjid Baitul Saadah Jiem-jiem Rp 500 juta. Masjid Baitul Izzah Sarah Panyang Rp 765 juta. Masjid Babul Hidayah Gampong Lancang Rp 1 miliar. Keempat masjid itu terletak di Kecamatan Bandar Baru.

Kemudian masjid di Kecamatan Meureudu, yaitu Masjid Baitul Ghafur gampong Pohroh Rp 502 juta. Masjid Nurul Yakin Gampong Mesjid Tuha Rp 500 juta, dan Masjid Tgk Di Peucok Krueng Meureudu Rp 499 juta.

Masjid Darul Ihsan Deah Teumanah, Trienggadeng Rp 1 miliar. Masjid Quba Pangwa, Trienggadeng Rp 502 juta. 

Selanjutnya Masjid Baitul Abidin Panteraja Timu, Kecamatan Panteraja Rp 727 juta, dan terakhir Baitul Mukmin gampong Blang Rheue, Ulim Rp 1,7 miliar.

“Pembangunan masjid ini adalah lanjutan penanganan masjid-masjid yang rusak akibat gempa tahun 2016 lalu. Progres pembangunan 11 unit masjid di gampong-gampong dalam lima kecamatan itu berpariasi antara 40- 50 persen,” Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum, Fajri kepada wartawan, Kamis (7/10).

Selain bersumber dari DOKA, Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp 470 juta juga diperuntukkan untuk pembangungan menara masjid Gampong Blang Sukon Cubo, Kecamatan Bandar Baru.

"Jumlah dana DOKA yang dialokasikan untuk pembangunan 11 unit masjid tersebut sebesar Rp 8,6 miliar lebih," pungkasnya.

Komentar

Loading...