Unduh Aplikasi

Pembangunan Jembatan Panteraja Tahun 2020 Hanya 25 Persen

Pembangunan Jembatan Panteraja Tahun 2020 Hanya 25 Persen
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Pembangunan jembatan duplikat Panteraja, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya, pada tahun 2020, hanya dikerjakan 25 persen dari total anggaran sebesar Rp 34 miliar lebih.

Sementara 75 persen lagi anggaran proyek jembatan yang dikerjakan oleh rekanan PT Takabeya itu, dilakukan refocusing anggaran untuk penangganan Covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Balai Pelaksanan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui Satker Jembatan Panteraja, Diauddin kepada AJNN, Senin (30/11).

"Tahun ini yang tersedia sekitar Rp 8 miliar (25 persen). Kemungkinan di tahun depan nanti sisanya (75 persen) dibayarkan," katanya via seluler.

Dijelaskan, proses pembangunan jembatan tersebut tetap dilanjutkan sebesar dana yang tersedia tahun ini, yakni sekitar Rp 8 miliar. Anggaran 25 persen tersebut, lanjut Diauddin, hanya untuk pembangunan fisik jembatan.

"Tahun ini anggaran fokus ke jembatan dulu," ungkap dia.

Terkait berapa persen progres pembangunan jembatan duplikat Panteraja saat ini, ia belum dapat menjawabnya.

"Terkait progres sudah berapa persen, saya harus melihat datanya lagi, karena saya tidak teringat progresnya," sebutnya.

Diauddin menambahkan, untuk tahun depan,  lanjutan pembangunan jembatan tersebut tidak akan ditender ulang. Dengan kata lain, rekanan PT Takabeya akan melanjutkan proyek Rp 34 miliar lebih itu.

"Tahun depan dilanjutkan, tidak ditender lagi. Karena ada kebijakan nasional seperti ini, kalau kita disini lanjut, tidak ditender ulang, karena dibuat skema dua tahun pekerjaan," jelas Diauddin.

Komentar

Loading...