Unduh Aplikasi

Pembangun PPI Ujung Serangga Butuh Waktu 20 Tahun

Pembangun PPI Ujung Serangga Butuh Waktu 20 Tahun
Ilustrasi. Foto: Net.
ACEH BARAT DAYA - Akibat minimnya anggaran yang tersedia di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) membuat pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh terpaksa harus menunggu waktu selama 20 tahun untuk merampungkan pelabuhan nelayan tersebut. Pasalnya, anggaran yang tersedia tiap tahun hanya sekitar Rp 7 miliar. Sementara kebutuhan pembangunan PPI tersebut berjumlah Rp 170 miliar.

“Tentu ini angka yang sangat fantastis, mengingat kemampuan daerah sangat terbatas. Artinya, dengan kebutuhan dan kemampuan daerah merealisasikan dana rata-rata Rp 7 miliar per tahun, maka dibutuhkan waktu sekitar 20 tahun lagi untuk menyelesaikan PPI ini,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya Muslim Hasan, Rabu (27/4).

Muslim mengatakan, bila pembangunan PPI Ujung Serangga tuntas tentu dapat menimbulkan berbagai dampak positif terhadap mayarakat nelayan, baik secara ekonomi maupun sosial, bahkan pendapatan Abdya bisa meningkat menjadi lima kali lipat.

Namun tambahnya, akibat belum memadai pembangunan PPI Ujung Serangga, para nelayan setempat selama ini sering mengeluh, karena belum tuntasnya pembangunan kolam labuh dan terbatasnya kapasitas cold stroge (lemari es) termasuk produksi es batang belum mencukupi.

"Jadi, kalau secara ekonomi, penuntasan pembangunan PPI Ujung Serangga, Susoh itu, selain dapat meningkatkan aktifitas nelayan, juga terjadi peningkatan perdagangan yang luar biasa dalam komplek PPI ini, termasuk perkembangan industri dan jasa," ujarnya.

Akibat banyaknya kendala yang ditemui, pihak DKP Abdya melakukan redesign pada tahun lalu, dimana dari kajian yang dibuat dihasilkan rencana prospektif pembangunan PPI Ujung Serangga diharapkan dapat ditingkatkan menjadi pusat kegiatan empat ribu lebih nelayan.

Menurutnya, kebutuhan anggaran sebanyak Rp 170 miliar itu selain diperuntukkan penambahan pembangunan pemecah ombak (break water) sepanjang 450 meter lagi, juga digunakan perluasan kolam labuh dari empat hektare menjadi 12 hektare.

Kemudian, diperuntukkan peningkatan kapasitas SPDN, penambahan kapasitas cold strorage karena produksi ikan nelayan semakin meningkat, termasuk memperbesar kapasitas pabrik es batangan dan penambahan fitur jetty sandaran kapal.

"Tentu ini angka yang sangat fantastis, mengingat kemampuan daerah sangat terbatas. Artinya, dengan kebutuhan dan kemampuan daerah merealisasikan dana rata-rata Rp 7 miliar per tahun, maka dibutuhkan waktu sekitar 20 tahun lagi untuk menyelesaikan PPI ini," katanya.

Muslim berkeyakinan, jumlah total anggaran untuk pembangunan PPI Ujung Serangga sebesar Rp 200 miliar akan impas dengan berbagai dampak positif yang ditimbulkan, baik secara ekonomi, sosial maupun pendapatan untuk daerah. 

Komentar

Loading...