Unduh Aplikasi

Pembahasan APBA 2018 Kembali Tertunda, Ini Saran Abdullah Saleh

Pembahasan APBA 2018 Kembali Tertunda, Ini Saran Abdullah Saleh
Abdullah Saleh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Abdullah Saleh angkat bicara terkait kembali mandeknya pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2018.

Ia mengatakan berbagai hambatan telah diupaya untuk mengatasi percepatan pembahasan APBA. Kemarin, Senin (22/1), DPRA mengundang Gubernur Aceh dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh. Namun yang diundang tidak datang dengan alasan beradu agenda.

"Agenda di mereka (Pemerintah Aceh) katanya rapim antara gubernur dengan tim anggarannya. Padahal surat undangan dari DPRA sudah dilayangkan Sabtu, 19 Januari 2019. Alasan yang dikemukakan gubernur yang baru tau ada undangan DPRA Senin pagi pada saat menghadiri rapim internal mereka," kata Politisi Partai Aceh itu di media sosial facebook milinya seperti yang dikutip AJNN, Selasa (23/1).

Baca: Mitra Kerja Tak Hadir, Pembahasan APBA di Komisi Tertunda

Abdullah Saleh menilai sepertinya soal komunikasi antara Sekwan dengan Sekda, Wagub dan Gubernur Aceh masih perlu dibenahi, sehingga agenda kegiatan kedua lembaga ini tidak terkendala oleh komunikasi yang tidak lancar.

"Sudah sangat layak antara pimpinan DPRA, sekwan, sekda, wagub dan gubernur memiliki sarana komunikasi online apakah semacam group whatshap atau semacamnya. Sepertinya saya saja dengan pak Irwandi Yusuf tidak ada kesulitan untuk berkomunikasi walau via Facebook," tulis Abdullah Saleh.

Hari ini, Abdullah Saleh akan menyarankan untuk mengundang kembali gubernur, wagub dan TAPA dalam rangka rapat lanjutan pembahasan KUA/PPAS RAPBA 2018 yang sangat ditunggu oleh semua pihak ini.

"Pak Irwandi, ada pola yang efektif untuk mempercepat pembahasan RAPBA ini, seperti yang pernah kami tempuh ditahun 2003 yang lalu yaitu dengan cara antara banggar DPRA dengan TAPA dikarantina di Sabang selama 4 hari kerja terus menerus membahas RAPBA hingga selesai. Untuk RAPBA 2018 ini akan lebih fokus pembahasan kita lakukan seperti pola ini agar persoalan RAPBA yang sudah molor pengesahan ini bisa segera diselesaikan. Saya tunggu tanggapan pak Gubernur," tulis politisi asal Nagan Raya itu.

Komentar

Loading...