Unduh Aplikasi

Pembagian BLT di Aceh Barat Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Pembagian BLT di Aceh Barat Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Kerumuman warga saat pembagian BLT di Kantor Bupati Aceh Barat. Foto: For AJNN

ACEH BARAT - Pemerintah Aceh Barat menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak corona, Selasa (20/4) di kantor bupati setempat. 

Namun, pembagian BLT itu menghiraukan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya ratusan warga mengantri dan berdesakan-desakan, menunggu pembagian BLT itu dengan besaran Rp 250 ribu per kepala keluarga (KK).

Asisten I Pemkab Aceh Barat, Mirsal, mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak virus corona.

“Ini merupakan bantuan dari pemerintah daerah yang bersumbet dari Anggaran Pedapatan dan Belanja Kabupaten. Untuk warga terdampak,” kata Mirsal kepada AJNN.

Dikatakan Mirsal, penyaluran yang dilakukan di lantai satu kantor bupati setempat langsung dilakukan oleh pemerintah desa setempat tanpa adanya intervensi dari pemkab setempat.

Hanya saja, kata dia, untuk Kecamatan Johan Pahlawan pihaknya memfasilitasi tempat di kantor bupati, namun untuk penyalurannya langsung dilakukan panitia dari desa, karena untuk data warga yang layak menerima atau tidak merupakan pemerintah desa.

“Kami hanya bantu tempat, kalau penyaluran langsung desa. Karena desa yang paham tentang masyarakatnya. Jadi lokasi desa sudah ada meja masing-masing yang di tempati perangkat desa mereka,” ungkapnya.

Mirsa menambahkan penerima BLT khusus untuk warga terdampak Covid 19, dan bukan mereka yang telah menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH), Baitul Mal, dan Bantuan Sembako Non Tunai (BSNT).

"Yang  Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pensiunan tidak dapat BLT, " ungkapnya.

Komentar

Loading...