Unduh Aplikasi

PEMA Unaya: Pemotongan Dana Desa Untuk KPA Melanggar Hukum

PEMA Unaya: Pemotongan Dana Desa Untuk KPA Melanggar Hukum
Muslim, Presma Unaya Muslim
BANDA ACEH-Pemerintahan Mahasiswa Universita Abulyatama Aceh (PEMA Unaya) menilai pemotongan dana desa yang dilakukan KPA Sagoe dikecamatan Tanah Jamboe Ayee merupakan pelanggaran hukum.

Presiden Mahasiswa (Presma) Unaya Muslim menyebutkan secara hukum tidak ada alasan yang membenarkan pemotongan dana desa tersebut, termasuk kesepakatan bersama antara pak keuchik dan KPA sagoe.

"Dana desa harus digunakan melalui prosedur yang jelas untuk pembangunan desa melalui usulan program yang telah disepakati bersama dalam musyawarah desa dengan melibatkan unsur pemerintahan desa.Sedangkan KPA bukanlah perangkat pemerintahan desa dan tidak berhak meneriama alokasi anggaran tersebut,"kata Muslim kepada AJNN, Kamis (08/10)

Dikatakan Muslim, anggaran desa yang telah dipotong harus segera dikembalikan seperti semula. Kejadian seperti ini harus ditanggapi secara serius oleh kepolisian agar tidak terulang di masa yang akan datang.

" Kita sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi, kesepakatan antara geuchik (kepala desa) dan KPA sagoe juga harus dilihat kembali, apakah kesepakatan itu dibawah ancaman pihak tertentu atau ada motif lain dibalik kesepakatan tersebut," kata Muslim.

Ia juga meminta Pemerintah Aceh Utara mengambil langkah tegas terhadap masalah itu, apalagi Pemerintahan Aceh utara sama-sama berlatar belakang kombatan, jangan justru Pemerintah Aceh Utara menutup-menutupi dan tidak bertindak.

NAZAR AHADI

Komentar

Loading...