Unduh Aplikasi

Pelayanan Puskesmas Bandar Baru Buruk, Warga Kecewa

Pelayanan Puskesmas Bandar Baru Buruk, Warga Kecewa
Puskesmas Bandar Baru. Foto: Muksalmina
PIDIE JAYA - Husin (35), mengaku jengkel terhadap pelayanan di Pusat Kesahatan Masyarakat Bandar Baru, Pidie Jaya. Pasalnya, ketika dia membawa seorang warga yang butuh perawatan, tak seorang pun perawat pria yang membantu mengangkat pasien ke ruang gawat darurat.

“Bahkan tak ada satupun petugas kesehatan yang berjaga-jaga untuk membantu pasien di puskesmas itu,” kata Husin, Jumat ((16/9).

Pasien yang dibawa Husin dengan kendaraan pribadinya itu mengalami pingsan. Namun di depan pintu masuk, tak terlihat tanda-tanda bantuan dari petugas kesehatan di puskesmas itu.

Setelah lima menit menunggu, barulah datang seorang perawat pria dan membantunya memindahkan pasien itu ke dalam ruangan.

Tidak hanya itu, Muhkni (40), nama pasien itu, harus menunggu lama saat hendak dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Chik Ditiro atas rujukan dari puskesmas tersebut karena tak ada kendaraan ambulan yang tersedia.

“Setelah menunggu hampir setengah jam, ambulan tersebut belum juga berangkat. Muhkni harus saya yang bawa ke Sigli pakai mobil saya," kata Husin.

Muhkni harus mendapatkan perawatan medis setelah jatuh dari ketinggian saat memperbaiki atap kandang lembu. Dia sempat
pingsan sekitar 15 menit, dan baru sadar ketika mau sampai ke Puskesmas Lueng Putu.

“Jujur saya sangat kecewa dengan pelayanan di puskesmas ini,” ujar Nuraini istri Muhkni.

Salah seorang dokter di Puskesmas itu, Nana Andrayani, mengatakan untuk menggunakan ambulan puskesmas, pasien harus mengantre. Puskesmas, kata dia, tersebut kekurangan ambulan.

"Sebenarnya ambulan kita ada dua, yang satu lagi sudah keluar, satu lagi menunggu pasien yang mau dirujuk. Kadang-kadang untuk
mengantar data ke Dinkes Pijay saja kami harus menggunakan ambulan, karena tidak ada mobil lain,” kata Nana.
HUT Pijay

Komentar

Loading...