Unduh Aplikasi

Pelarian Napi Lambaro Diduga Sudah Direncanakan

Pelarian Napi Lambaro Diduga Sudah Direncanakan
Kondisi Lapas Lambaro pasca dirusak oleh napi. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Aceh, Agus Toyib menduga para napi yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Banda Aceh, pada Kamis (29/11) itu memang sudah direncanakan.

Hal tersebut ditengarai Agus karena mereka sudah membawa perlengkapan untuk membobol teralis pagar dan jendela ruang penerimaan tamu lapas setempat.

"Mungkin bagi napi yang lari ini sudah merencanakan, karena mereka kan membawa alat untuk membobol pagar teralis dan jendela," kata Agus Toyib kepada wartawan di LP Lambaro, Jum'at (30/11).

Sejuah ini, kata Agus, kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap napi yang sudah tertangkap kembali.

Kata Agus, upaya pelarian napi ini dilakukan secara spontanitas tanpa terdeteksi oleh petugas yang sedang melakukan penjagaan. Apalagi, jumlah penjaga saat itu tidak banyak, sehingga upaya pencegahan sulit dilaksanakan.

"Tindakan ini tidak terpantau oleh petugas kami yang jaga, dan mungkin terjadi korban dari petugas," ujarnya.

Baca: Keluarga Napi Lambaro Belum Diizinkan Menjenguk

Agus menyampaikan selama ini perlakuan Kepala LP beserta jajarannya sudah cukup humanis dan memperhatikan sisi kemanusiaannya, karena itu kejadian ini sungguh diluar dugaan mereka.

"Perlakuan kami sudah sangat baik, tapi yang sangat disayangkan kenapa bisa terjadi," katanya.

Menurutnya, para napi itu kabur karena memang nalurinya tidak ingin berada di dalam, sehingga ketika mereka mempunyai kesempatan, dan disaat petugas sedang lengah mereka langsung melarikan diri.

"Ya ini nalurilah ya orang yang di hukum itu tidak ingin berada di dalam, sehingga saat ada kesempatan dan kelengahan petugas dia lari," ungkapnya.

"Itu larinya tidak mudah, butuh upaya keras, jendela di dobrak pakai barbel yang ada di dalam," tambah Agus.

Untuk itu, Agus mengimbau agar para napi yang lari segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian, jika tidak mereka tetap akan terus mencarinya.

"Kami terus mencari, dan imbau yang lari agar menyerahkan diri ke polisi," pungkasnya.

Komentar

Loading...