Unduh Aplikasi

Pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda di Abdya Diwarnai Insiden

Pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda di Abdya Diwarnai Insiden
Paskibraka abdya
ACEH BARAT DAYA - Pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 87 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung Rabu (28/10) di halaman kantor Bupati setempat, sempat diwarnai insiden. Pasalnya, belasan peserta dari paskibraka dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tumbang saat belangsungnya acara.

Peserta yang pingsan dan sakit (pusing) itu diduga tidak sanggup berdiri dalam waktu yang lama, pasalnya ketika sejumlah peserta dievakuasi keluar dari barisan oleh peserta lainnya, ternyata tenaga medis beserta dengan mobil ambulan yang seharusnya berada di lokasi apel tidak disiapkan oleh panitia pelaksana kegiatan.

Para peserta yang pingsan dan sakit tersebut terpaksa harus dibaringkan di lantai lapangan tanpa menggunakan alas, serta mendapatkan pertolongan seadanya dari peserta yang lain. Sejumlah peserta upacara sempat meluapkan kekecewaannya kepada panitia, bahkan menilai panitia pelaksana kegiatan tidak siap segala kemungkinan yang terjadi saat apel berlangsung.

“Seharusnya, panitia sudah menyediakan tim medis dan mobil Ambulance untuk mengevakuasi peserta yang sakit, sehingga jika ada kejadian seperti ini cepat tertangani, bukan justru dibiarkan begitu saja, ini menandakan panitia kurang siap,” tutur salah seorang peserta dalam barisan.

Amatan wartawan dilapangan, insiden kecil lain juga terlihat saat pembina upaca yang dipimpin langsung Bupati Jufri Hasanuddin sedang membaca lembaran isi teks Amanat Menteri Pemuda dan Olah Raga RI juga nyaris menjadi bahan tertawaan peserta.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kadisbudparpora Abdya, TR Syahir usai apel HSP, kepada wartawan mengaku kurang paham dengan persoalan teknis di lapangan. Sebab, kegiatan tersebut ditangani langsung oleh Bidang Pemuda dan Olahraga.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, seharusnya memang petugas kesehatan telah berada di lokasi sejak awal dilaksanakannya apel ini. Mungkin terlupa atau ada kesalahan komunikasi antara petugas kesehatan dengan panitia,” ujarnya sambil menyarankan kepada wartawan agar menanyakan langsung kejadian itu kepada Kabid Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu, Kabid Pemuda dan Olahraga, Muntasir mengaku telah melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Blangpidie. Namun menurutnya, ada kesalahan komunikasi sehingga petugas dimaksud terlambat hadir di lokasi upacara.

“Kejadian ini bukanlah hal yang disengaja, sebab sejak awal segala persiapan telah disiapkan secara matang termasuk tenaga medis. Namun kekurangan itu tetap ada,” terangnya singkat.

|JULIDA FISMA

Komentar

Loading...