Unduh Aplikasi

Pekerja Kebun Yang Beraktivitas di Lahan Sengketa Fajar Baizuri akan Diusir

Pekerja Kebun Yang Beraktivitas di Lahan Sengketa Fajar Baizuri akan Diusir
Puluhan warga berada diareal jalan masuk menuju perkebunan PT Fajar Baizury & Brothers untuk memantau dan menghadang pekerja yang beraktivitas dan hendak ke kebun.

NAGAN RAYA - Konflik lahan perkebunan PT Fajar Baizuri & Brother dengan warga Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya terus berlanjut hingga saat ini.

Sebelumnya warga sempat memblokir jalan masuk ke perkebunan perusahaan itu, tepatnya pada 29 Oktober lalu. Kini warga juga mulai mengusir pekerja kebun yang beraktivitas di wilayah kebun PT Fajar Baizury & Brother yang dianggap masih bersengketa tersebut.

Guna memastikan tidak adanya aktivitas itu, warga terus melakukan pemantauan di sekitar perkebunan tersebut khususnya daerah lahan yang masih berkonfliik.

Siswandi, (28) warga Cot Mee, mengatakan jika ditemukan adanya aktivitas pekerja kebun didaerah tersebut, maka warga siap mengusir mereka.

"Kami akan terus memantau, jika ada pekerja kebun yang beraktivitas maka akan kami usir. Biasanya aktivitas dilakukan saat musim panen," kata Sahidin, kepada wartawan.

Menurut Sahidin, warga Cot Mee tidak tinggal diam atas konflik lahan itu dan akan tetus memperjuangkan apa yang menjadi milik mereka.

Kepada pihak perusahaan warga menuntut agar segera menyelesaikan sengketa yang telah berlangsung bertahun-tahun itu.

"Kami minta perusahaan agar segera selesaikan persoalan sengketa yang telah berlangsung sejak 2011 itu," ungkapnya.

Kepada Legeslatif dan Eksekutif setempat diminta untuk segera menyelsaikan konflik antara warga dan pihak perusahaan sehingga tidak berlarut-larut.

Komentar

Loading...