Unduh Aplikasi

Pekerja di RS Nagan Raya Tak Terima Gaji Sejak Desember

Pekerja di RS Nagan Raya Tak Terima Gaji Sejak Desember
Foto: istimewa
NAGAN RAYA - Sejumlah pekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Nagan Raya mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji mereka. Terakhir kali mereka menerima gaji pada Desember 2015.

Sejumlah pekerja mengatakan keterlambatan gaji tersebut berpengaruh terhadap tersendatnya pemenuhan kebutuhan keluarga mereka. Terutama untuk makan dan biaya operasional sekolah anak-anak setiap waktu.

“Kami terpaksa mengutang dengan kerabat,” kata seorang pekerja yang tak mau disebut namanya dengan alasan takut dipecat kepada AJNN, Kamis (17/3).

Akibat penundaan ini membuat utang pada kerabat dan tetangganya menumpuk. Saat ini, tetangga mereka bersedia membantu mereka dengan persyaratan utang itu akan dilunasi jika gaji dibayarkan.

Tak hanya keterlambatan gaji, pekerja RSUD Nagan Raya harus rela menerima potongan gaji tanpa peruntukan jelas. Rata-rata Rp 200 ribu - Rp 400 ribu per bulan. Mereka seharusnya menerima gaji Rp 1,4 juta per bulan, tapi yang dibayarkan hanya Rp1,1 juta.

Direktur RSUD Nagan Raya, Agussyah Putra, membantah tudingan tersebut. Dia memastikan setiap bulan setiap karyawan menerima gaji sesuai ketentuan.

"Tidak benar. Gaji setiap bulan cair, kalau potongan tidak pernah ada kecuali potongan pajak dan potongan kredit bank. Sekarang tenaga di rumah sakit menerima jerih payah pada awal bulan," kata Agussyah. Dia juga membantah tudingan pemotongan kerja.

Komentar

Loading...