Unduh Aplikasi

KASUS DUGAAN KORUPSI JEMBATAN PANGWA

Pejabat BPBA Berinisial T Bakal Ditetapkan sebagai Tersangka Baru

Pejabat BPBA Berinisial T Bakal Ditetapkan sebagai Tersangka Baru
Foto: Net

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya telah mengantongi nama orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, tahun 2017.

Saat ini Kejari Pidie Jaya sedang merampungkan berkas orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi rekontruksi jembatan yang rusak akibat gempa Pidie Jaya tahun 2016 lalu itu.

"Hingga hari ini belum ada penetapan tersangka baru. Namun dalam pekan ini akan ada orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru," kata Kajari Pidie Jaya melalui Kasi Pidsus, Wahyu Ibrahim kepada AJNN, Rabu (7/4).

Informasi diperoleh AJNN, orang yang dalam waktu dekat ini akan ditetapkan sebagai tersangka baru itu adalah salah seorang pejabat pada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berinisial T.

Baca: BPKP: Kerugian Negara Pembangunan Jembatan Pangwa Rp 40O Juta Lebih

"Lagi penyempurnaan berkas calon tersangka baru," sebut jaksa yang akan bertugas sebagai Kasi Pidum di Kejari Aceh Besar itu. Ia juga tak memungkiri tersangka baru tersebut berinisial T.

Wahyu menyebutkan, berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian pada kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Pangwa mencapai Rp 400 juta.

"Berdasarkan hasil audit BPKP, kerugian negara mencapai Rp 400 juta," pungkas Wahyu.

Seperti diketahui, Kejari Pidie Jaya telah menetapkan tiga tersangka pada kasus tersebut. ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu adalah, Direktur PT Zarnita Abadi berinisial MAH, pengendali CV Trikarya Pratama Consultan yang memenangkan kegiatan pekerjaan pengawasan berinisial AZH, kemudian Direktur CV Trikarya Pratama Consultan berinisial MUR.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...