Unduh Aplikasi

Paving Block di Objek Wisata Pesisir Lhokseumawe Segera Diperbaiki

Paving Block di Objek Wisata Pesisir Lhokseumawe Segera Diperbaiki
Kondisi Paving block saat diterjang ombak. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - PT Putra Ananda, selaku pelaksana pembangunan jalan objek wisata bahari pesisir pantai Kota Lhokseumawe, yang terletak dikawasan Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, akan memperbaiki kembali jalan paving blok yang sempat rusak akibat diterjang gelombang pasang purnama beberapa waktu lalu.

Pimpinan PT Putra Ananda Ismuha mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan kordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Lhokseumawe.

“Jalan paving blok yang rusak akan segera kami lakukan perbaikan dalam waktu dekat ini, perbaikan kami lakukan setelah berkoorinasi dnegan BMKG untuk mengetahui perakiraan cuaca dalam sepekan kedepan,” kata Ismuha kepada AJNN, Selasa (9/1).

Menurutnya, koordinasi itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gelombang pasang tinggi yang nantinya dapat merusak kembali pembangunan jalan tersebut.

“Sejauh ini kami sudah turunkan tim dari dinas Satker Kementerian untuk melakukan perhitungan kerugian akibat kerusakan tersebut. Dari perhitungan sementara, jumlah kerugian pekerjaan yang bersumber dari APBN tersebut mencapai empat persen,” ujarnya.

Baca: Kontraktor Bongkar Kembali Paving Block, Objek Wisata Pesisir Lhokseumawe Rusak

Pekerjaan jalan itu tersebut pada tahap awal sudah pernah diperbaiki pada tangal 4 Januari 2018, namun karena faktor cuaca dan gelombang pasang purnama membuat jalan tersebut kembali rusak.

“Pada perencanaan sebelumnya jalan tersebut akan dibangun hingga sampai KP3 Lhokseumawe, dengan jumlah dana Rp 15 miliar, mengingat kondisi keuangan yang realisasinya sangat minim, maka untuk tahap awal ini hannya dianggarkan Rp 5 miliar dulu,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat sekitar mendukung dalam proses pelaksanaan dan penyelesaian pembangunan objek wisata pesisir itu.

“Kami harap masyarakat mendukung dan tidak lagi mengambil paving blok di jalan yang sudah rusak itu," ujarnya.

Komentar

Loading...