Unduh Aplikasi

Patriotisme Dalam Sebungkus Rokok

Patriotisme Dalam Sebungkus Rokok
Ilustrasi.
PEMERINTAH Indonesia kembali bereksperimen. Setelah gagal dalam program tax amnesty, kini pemerintah mencoba cara lain. Cara yang lebih mudah: menaikkan harga cukai rokok.

Dalam program pengampunan pajak, pemerintah tak berhasil menarik dana segar milik para pengemplang pajak. Bahkan target Rp 165 triliun yang digadang-gadang masuk ke kas negara dari program ini, hanya menghasilkan sekitar Rp 1,2 triliun.

Pengampunan pajak sebenarnya tidak memberikan dampak apa-apa. Karena yang diincar adalah para pengusaha besar yang sejak lama menyembunyikan kekayaan mereka dari negara untuk menghindari kewajiban.

Mengikuti program tax amnesty bagi cukong-cukong ini sama dengan bunuh diri. Meski awalnya mereka akan diberikan karpet merah oleh negara, mengungkapkan semua bisnis mereka kepada pemerintah sama saja dengan menyerahkan leher untuk dipenggal. Ini sama saja membongkar rahasia bisnis mereka. Apalagi, di negeri ini, kepastian hukum adalah hal tak pasti. 

Kembalinya Sri Mulyani ke pos Menteri Keuangan mengungkapkan betapa bobroknya kondisi keuangan republik ini. Bahkan dia memotong Rp 133 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 karena negara memang tak memiliki dana banyak untuk membangun.

Menaikkan cukai rokok memang menjadi cara termudah. Jika kenaikan ini terjadi, negara akan mendapatkan dana segar sebesar Rp 51 triliun. 

Namun kenaikan ini juga akan mendorong impor barang ilegal. Dengan menurunnya daya beli masyarakat terhadap rokok, negara juga mendapat ancaman dari masuknya rokok tanpa cukai yang berpotensi besar menggerus pendapatan negara.

Ada cara lain yang sebenarnya dapat menekan pengeluaran negara. Salah satunya adalah penghematan di sektor pemerintahan. Presiden Joko Widodo dapat memulainya dengan menjual pesawat kepresidenan yang operasionalnya cukup menguras keuanganan negara.

Program ini lantas diikuti oleh kepala daerah dengan menggunakan kendaraan yang lebih sederhana, sehingga negara tak perlu membayar pajak terlalu mahal yang ujung-ujungnya juga menguras kas daerah.

Pemerintah juga tak perlu mendramatisir kenaikan harga rokok dengan mengait-ngaitkannya dengan isu kesehatan. Rokok dan merokok adalah hal berbeda. Atau membuat alasan seolah-olah pemerintah sangat mempedulikan kesehatan rakyatnya.

Pemerintah harusnya berani mengungkapkan alasan sebenarnya dari kenaikan harga cukai rokok. Para perokok akan sangat ikhlas berkorban. Toh selama ini mereka selalu mengorbankan diri mereka, apalagi demi negara.

Komentar

Loading...