Unduh Aplikasi

Pasien Meninggal Usai Dikuret, Polisi akan Panggil Dokter RSCND Langsa

Pasien Meninggal Usai Dikuret, Polisi akan Panggil Dokter RSCND Langsa
Foto: Ist

LANGSA - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa terus mengusut kasus meninggalnya seorang pasien usai melakukan "kuret" di Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Langsa beberapa waktu lalu.

Polisi mengaku telah memanggil sejumlah tenaga medis dari Rumah Sakit Cut Nyak Dhien untuk diperiksa.

"Iya bang, sudah kami panggil beberapa tenaga medis yang tergabung dalam tim saat menangani pasien," kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo menjawab AJNN, Rabu (1/4).

Baca: Polisi Didesak Usut Tuntas Kasus Kematian Pasien di Langsa

Selain sejumlah tenaga medis, Kasat Reskrim mengaku akan memanggil dr RA (dokter yang menangani pasien) untuk ikut diperiksa.

"Untuk dr RA rencananya besok kita panggil," kata Iptu Arief.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pasien Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Langsa meninggal dunia setelah satu hari melakukan "kuret" karena keguguran.

Pasien meninggal diduga karena tertinggal potongan laminaria (alat pembuka rahim-red) di dalam tubuhnya.

Pasiennya tersebut adalah SH (26), warga Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Tak terima meninggal dinilai dengan tidak wajar, suami pasien lalu melaporkan kasus dugaan kelalaian sang dokter yang menangani istrinya ke Polres Langsa.

Komentar

Loading...