Unduh Aplikasi

Pascagempa, Pelajar Pidie Jaya Enggan Bersekolah

Pascagempa, Pelajar Pidie Jaya Enggan Bersekolah
Suasana sepi di SD 4 Meuredu. Foto: Arman Konadi

PIDIE JAYA - Meski proses belajar mengajar dimulai kembali setelah diliburkan karena gempa, Rabu (14/12), sejumlah sekolah di Pidie Jaya tampak sepi. Tak ada siswa-siswinya yang datang ke sekolah.

“Sesuai instruksi dinas, sekolah sebenarnya aktif sejak kemarin. Tapi ya beginilah, masih sepi. Ini bukan di sekolah kami saja tapi hampir di semua sekolah di Pidie Jaya,” kata Khadijah, Kepala Sekolah SDN 4 Meuredu kepada wartawan.

Menurut Khadijah meski tidak dihadiri siswa, dewan guru di sekolah tetap hadir. Karena itu, pihaknya meminta wali murid untuk membujuk anak-anak mereka kembali ke sekolah.

“Kalau datang kami alhamdulillah tapi kalau tidak juga tidak mungkin dipaksakan karena mereka juga masih trauma. Kalau kami total siswa ada 54 orang. Karena berdekatan dengan madrasah jadi sedikit,” kata khadijah.

Kondisi serupa juga terlihat di SMP Negeri 4 Trienggadeng. Sekolah ini rusak parah akibat gempa. Meski mengaktifkan proses belajar mengajar, sekolah tampak sepi. “Semua masih trauma. Bukan hanya siswa, gurunya juga,” kata M Yusuf, kepala SMP 4 Trienggadeng.

Menurut Yusuf, saat ini seluruh siswa di SMP tersebut masih menunggu pembagian rapor yang rencanannya dibagikan 27 Desember nanti. Usai pembagian proses belajar mengajar langsung di diaktifkan.

“Kalaupun aktif nanti sepertinya harus belajar di luar karena kondisi kerusakan gedung mencapai 80 persen. Untuk sementara, ruang kelas akan menggunakan tenda,” kata Yusuf.

Komentar

Loading...