Unduh Aplikasi

Pasca Keracunan Amoniak, 16 Warga Aceh Utara Masih Dirawat

Pasca Keracunan Amoniak, 16 Warga Aceh Utara Masih Dirawat

ACEH UTARA - Pasca keracunan massal seratusan warga Kecamatan Dewantara akibat gas amoniak yang menguap dari pabrik PT. PIM, hingga saat ini masih terdapat 16 warga lagi yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit PT. Arun.

"Dari seratusan warga yang sudah mendapatkan penanganan medis, hingga hari ini masih ada sekitar 16 warga yang dirawat di rumah sakit Arun. Selebihnya sudah sembuh dan dipulangkan ke rumah masing-masing," ujar Camat Dewantara, Amir Hamzah kepada AJNN, Senin, (14/11).

Amir menambahkan, rencananya jika ada yang kondisinya mulai membaik maka akan dipulangkan bertahap mulai hari ini.

"Jika berangsur ada korban yang sudah dinyatakan membaik, maka akan diizinkan pulang secara bertahap. Tapi tetap diberikan perawatan jalan jika ada yang membutuhkan. Kami juga akan pantau terus kondisi kesehatan warga," tambah Camat.

Keracunan massal tersebut, kata Amir, turut mendapat perhatian dari sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

"Kemarin para korban keracunan amoniak juga sempat dikunjungi oleh Plt. Bupati Muhammad Jamil dan Khaidir, anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra asal Dapil Aceh Dua. Pihaknya juga berjanji akan membicarakan masalah tersebut dengan pihak PT.PIM," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga di Kecamatan Dewantara mendadak pusing dan muntah-muntah diduga keracunan gas amoniak PT. PIM, Sabtu, 12 November 2016. Perusahaan produksi pupuk tersebut kemudian mengaku bertanggung jawab penuh terkait insiden tersebut dan akan memfasilitasi proses perawatan para korban hingga sembuh.

Komentar

Loading...