Unduh Aplikasi

Pasca Banjir, Warga Singkil Minta Dinkes Lakukan Fogging

Pasca Banjir, Warga Singkil Minta Dinkes Lakukan Fogging
Foto dokumen fogging di komplek BRR Pulau Sarok Singkil. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Pasca banjir warga Singkil mengaku khawatir terhadap perkembang biakan jentik-jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan tempat tinggal mereka, sehingga warga meminta dinas kesehatan setempat segera melakukan fogging (pengasapan).

"Kami sangat khawatir perkembangan jentik-jentik nyamuk demam berdarah, mengingat daerah ini merupakan kawasan rawa yang lembab, memicu cepat perkembangannya," kata Arief warga Pulau Sarok, Rabu (21/12).

Kekhawatiran warga tersebut bukan tanpa alasan, selain memang banyaknya genangan air di pemukiman sehingga menjadi tempat perkembang biakan nyamuk, adanya warga yang pernah terjangkit DBD membuat warga resah, untuk itu kata arief respon cepat dinas kesehatan sangat diperlukan.

"Warga di daerah kami sudah ada yang pernah terjangkit DBD, memang waktu itu sudah pernah fogging, tapi pasca banjir banyak genangan air, sehingga kami khawatir," ujar Arief.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil Edi Widodo yang dimintai tanggapanya melalui sekretarisnya Mufrin mengatakan fogging saat ini belum bisa dilakukan, sebab genangan air masih belum memungkinkan untuk dilakukanya pengasapan tersebut.

"pasti, pasti akan kita fogging tetapi saat ini belum bisa, tunggu airnya sedikit lagi surut, kalau kita paksakan percuma," kata Mufrin.

Menurut Mufrin fogging tak hanya akan dilakukan di Kecamatan Singkil, seluruh kecamatan terdampak banjir juga akan di fogging untuk mencegah demam berdarah.

"Jadi kami minta warga bersabar, kami pasti akan melakukan pencegahan," kata Mufrin.

Komentar

Loading...