Unduh Aplikasi

Pasangan Zaini Abdullah-Nasaruddin Protes Bawaslu Pusat

Pasangan Zaini Abdullah-Nasaruddin Protes Bawaslu Pusat
Jubir Tim Pemenangan Zaini Abdullah-Nasaruddin, Fauzan Febriansyah. Foto: Kanalaceh
BANDA ACEH - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah-Nasaruddin memprotes Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat atas infografis yang terlampir dalam website bawaslu dengan alamat http://www.bawaslu.go.id/id/content/aceh

Pasalnya pada halaman website tersebut hanya menampilkan empat figur calon Gubernur Aceh potensial Pilkada serentak 2017, yakni Muzakir Manaf, Irwandi Yusuf, Zakaria Saman dan Tarmizi A Karim. Sedangkan dua calon lainya Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh tak masuk.

Juru Bicara Tim Pemenangan Zaini Abdullah-Nasaruddin, Fauzan Febriansyah mengatakan penggunaan kalimat figur potensial pilkada serentak 2017, sangat provokatif dan menggiring opini publik. Karena secara langsung dapat diambil kesimpulan bahwa hanya empat bacalon gubernur yang layak dipilih dan berpotensi sedangkan yang lain tidak.

"Tindakan bawaslu telah mencederai semangat netralitas penyelenggara pemilu yang merupakan ruh dan amanah utama dalam UU No.15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu, UU No.11/2006 tentang Pemerintahan Aceh, UU No.10/2016 tentang Pilkada dan konstitusi UUD 1945," kata Fauzan Febriansyah, Selasa (30/8).

Menurutnya apabila yang dilakukan bawaslu tersebut merupakan sebuah tindakan ketidaksengajaan, tentu tidak dapat ditolerir dan merupakan bentuk nyata tidak profesionalnya bawaslu khususnya yang bertanggung jawab dalam hal media dan informasi.

"Yang paling janggal menurut kami, bagaimana mungkin bawaslu melakukan publikasi empat bacalon Gubernur Aceh, padahal pendaftaran calon gubernur dukungan parpol belum dilakukan, begitu juga proses verifikasi calon perseorangan sedang berlangsung," ungkap Fauzan.

Untuk itu, kata Fauzan, pihaknya meminta klarifikasi dari bawaslu terkait hal tersebut. Bahkan pihaknya akan melaporkan bawaslu kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait publikasi yang dilakukan bawaslu tersebut.

"Ini kami anggap telah menciderai semangat netralitas dan profesionalisme lembaga penyelenggara pemilu," tegas Fauzan Febriansyah.

Fauzan yang merupakan Sekretaris Partai NasDem Kota Banda Aceh juga mengingatkan semua lembaga dan para pihak penyelenggara pemilu untuk dapat bekerja dengan profesional, menjaga independensi dan netralitas demi suksesnya pilkada serentak 2017, dengan damai, jurdil, transparan dan demokratis.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Aceh Asqalani yang dimintai tanggapanya mengaku belum melihat secara langsung terkait dengan yang dipublikasi oleh Bawaslu Pusat.

"Saya belum lihat kalau masalah itu, nanti coba saya cek dulu," kata Asqalani singkat.

Komentar

Loading...