Unduh Aplikasi

Pasangan Pon Cina-Muhammad Sanusi Tuding KIP Aceh Utara Tak Profesional

Pasangan Pon Cina-Muhammad Sanusi Tuding KIP Aceh Utara Tak Profesional
ACEH UTARA - Tim Pemenangan Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara Saiful Bahri (Pon Cina)-Muhammad Sanusi, menilai KIP Aceh Utara tidak profesional dalam tugasnya. Tudingan tersebut di sampaikan oleh Burhan Pase saat dikonfirmasi AJNN, Senin (22/8).

"Kami sangat kecewa kepada KIP Aceh Utara yang mengumumkan pasangan Pon Cina dan M.Sanusi tidak lolos verifikasi jumlah dukungan KTP," ujar Burhan.

Dirinya menambahkan, salinan fotocopy KTP yang diserahkan ke kantor KIP Aceh Utara berjumlah 22.000 lembar. Tapi setelah diumumkan, jumlah dukungan menjadi 15.000 lembar.

"Kami rasa ada kejanggalan yang dilakukan pihak KIP. Bahkan saat dilakukan verifikasi tidak ada saksi dari pihak paslon Pon Cina dan M. Sanusi sesuai dengan amanat PKPU Nomor 5 Tahun 2016," ungkapnya.

Sementara itu, Saiful Bahri yang akrab disapa Pon Cina saat dikonfirmasi mengungkapkan kekecewaannya. "Apa sebenarnya mau KIP Aceh Utara, kenapa hal ini terjadi sama kami. Kami merasa dizalimi oleh KIP Aceh Utara," katanya.

Pon Cina mengaku telah mempertanyakan hal kejanggalan tersebut kepada KIP Aceh Utara, bahkan sudah beberapa kali pihaknya datang ke Kantor KIP Aceh Utara untuk mempertanyakan hal tersebut.

"Sudah beberapa kali kami datang dan sudah kami sampaikan keberatan terhadap proses verifikasi tersebut, tapi belum ada titik temu dan solusi. Bahkan para komisioner KIP, sangat sulit ditemui" tambahnya.

Tujuannya, sambung Pon Cina, hanya untuk mempertanyaan dua kejanggalan yang di lakukan oleh KIP Aceh Utara. "Pertama kami menanyakan masalah perhitungan verifikasi jumlah fotocopy dukungan KTP yang harus didampingi oleh saksi yang telah diberikan mandat oleh paslon. Kedua kenapa pada saat Bimbingan Teknik (BIMTEK) menyangkut hal tata cara pengisian silon kami tidak diundang baik secara tertulis atau pun secara lisan," ujarnya.

Komentar

Loading...