Unduh Aplikasi

Pasangan Perseorangan di Simeulue Tidak Cukup Syarat

Pasangan Perseorangan di Simeulue Tidak Cukup Syarat
BANDA ACEH – Hasil pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Simeulue menyatakan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Simeulue Fach Maulidsyah dan Juli Amin Putra, tidak memenuhi syarat dukungan untuk maju jalur perseorangan.

Baca: Di Simeulue, Hanya Satu Pasangan Maju Lewat Jalur Perseorangan

Ketua KIP Simeulue, Junaidi, dikonfirmasi AJNN mengatakan, pasangan tersebut tidak cukup syarat karena tidak bisa memenuhi kelengkapan berkas dukungan seperti yang dipersyaratkan.

“Pasangan yang bersangkutan hingga detik-detik terakhir waktu penyerahan, tidak bisa memenuhi hardcopy dan softcopy,” kata Junaidi, Senin (15/8). “Meskipun secara jumlah dukungan pasangan tersebut telah mencukupi.”

Dikatakan Junaidi, KIP Simeulue masih memberikan peluang kepada pasangan tersebut untuk melakukan sengketa atau keberatan berupa pengaduan ke Panwaslih Simeulue.

“KIP Simeulue juga memberikan peluang untuk melakukan sengketa atau keberatan berupa pengaduan ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Agar dikemudikan hari KIP Simeulue tidak disalahkan,” katanya.

Peluang keberatan tersebut diberikan KIP Simeulue kepada bakal calon karena diakui Junaidi, KIP Simeulue masih ada keraguan atas keputusan tersebut. Pasalnya, dalam aturan tidak disebutkan apakah tidak memenuhi softcopy akan menggugurkan bakal calon atau tidak. Namun demikian, Junaidi mengatakan, KIP Simeulue berpedoman pada aturan soal hardcopy.

Jika pasangan Fach Maulidsyah dan Julia Amin Putra melakukan sengketa ke Panswaslih, KIP Simeulue, kata Junaidi, akan menunggu hasil keputusan tersebut. “Kalau memang nantinya Panwaslih beranggapan keberatannya bisa diterima maka akan kita dilanjutkan. Karena kita hanya menerima rekomendasi,” jelasnya.

Ketua KIP Simeulue itu juga mengingatkan kepada pasangan bakal calon tersebut terkait batasan akhir sanggahan ke Panwaslih, yakni pada hari ini (Senin, 15/8) atau tiga hari setelah hasil keputusan pleno KIP.

Komentar

Loading...