Unduh Aplikasi

Parkir Semraut, Dinas Perhubungan Aceh Barat Diprotes

Parkir Semraut, Dinas Perhubungan Aceh Barat Diprotes

ACEH BARAT - Komunitas Peduli Keselamatan Bersama (KPKB) Aceh Barat protes sikap Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi (Dishubtel) kabupaten setempat yang terkesan tutup mata atas semrautnya parkir kendaraan di sepanjang jalan Gajah Mada, Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Koordinator KPKB Aceh Barat, Rahmat Maulizar, mengatakan, parkir tidak teratur tersebut membuat warga yang melintas jalan itu sangat kesulitan, apalagi saat traffic light bertanda merah membuat kemacetan semakin parah.

“Yang kasihannya akibat mereka parkir berlapis seperti itu, warga yang hendak mengambil jalur kiri tidak bisa melintas dan terpaksa berhenti saat lampu merah, padahal petunjuk rambu sangat jelas, kiri jalan terus,” kata Rahmat, kepada wartawan, Rabu, (9/11).

Menurutnya, area parkir yang memakan setengah badan jalan sangat parah terjadi di depan Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU CND) Meulaboh, lantaran kawasan tersebut merupakan daerah pertokoan.

Tidak disiplinnya pengguna jalan dalam memarkirkan kendaraan mereka, kata dia, disebabkan oleh tidak adanya rambu larangan parkir, serta rambu petunjuk khusus kawasan parkir.

Harusnya, kata dia, dengan pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah menjadi dua jalur dapat mengatasi kemacetan, serta ruang parkir dapat dikelola dengan baik, namun yang terjadi saat ini lebih parah dari sebelumnya, saat jalan tersebut masih berlaku satu arah.

“Apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi oleh Dihubtel maka kita khawatir akan memakan korban seperti terjadinya kecelakaan. Mengingat jalan ini kini juga sudah ditetapkan statusnya sebagai jalan lintas nasional,” ungkapnya.

Atas kondisi itu, kata dia, maka Dishubtel setempat harus segera melakukan penertiban, serta memasang rambu- rambu yang jelas terkait kawasan parkir, dan apabila hal itu sudah dilakukan maka kendaraan yang parkir tidak teratur atau melanggar rambu dapat digembok.

“Jika lahan parkir terlalu sempit maka Dishub bertanggung jawab mencari lahan kosong sebagai area parkir, sehingga tertib dan pengguna jalan menjadi lebih mudah melintas. Ini juga bagian dari pelayanan publik,” sebutnya.

Pantauan AJNN, selama ini pakir tidak teratur di jalan lintas itu, bahkan setengah badan jalan menjadi area parkir.

Komentar

Loading...