Unduh Aplikasi

Parkir Liar Timbulkan Kemacetan di Lhokseumawe

Parkir Liar Timbulkan Kemacetan di Lhokseumawe
Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Sejumlah ruas jalan di Kota Lhokseumawe terlihat semberaut dan kerab menimbulkan kemacetan. Pemandangan tersebut sering terlihat ketika pagi dan sore hari.

Kemacetan yang kerap meresahkan pengendara melintas di kota mantan “Petrodolar” tersebut diduga ditimbulkan oleh parkir sembarangan dan petugas parkir liar.

“Kita sudah membuat rambu-rambu tidak boleh parkir sebelah kanan, baik itu di jalan Perdagangan ataupun Sukaramai, serta disejumlah titik lainnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Lhokseumawe Mulyanto melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan jalan Raya, Ashabul Jami kepada sejumlah awak media.

Sambung Ashabul, pihaknya terus mengimbau kepada pengendara dan petugas parkir agar tidak memarkirkan kendaraan di sebelah kanan jalan, akan tetapi jika ingin parkir di sebelah kiri jalan, sehingga tidak menimbulkan semberaut di badan jalan.

“Kita juga rutin melakukan penertiban setiap bulan, untuk menghindari kemacetan, apalagi ini sudah memasuki kondisi normal aktifitas warga dan sekolah mulai aktif kembali,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan, petugas parkir legal ditandai dengan rompi dan kartu tanda pengenal. Setiap ada pengutipan wajib retribusi, juga setiap parkir baru diimbau agar melapor ke intansi terkait.

“Jadi jika ada parkir baru yang illegal, segera lapor agar bisa dilegalkan dan bisa menambahkan retribusi untuk PAD Lhokseumawe,” tuturnya.

Sambungnya, target retribusi tahun 2020 di tiga bulan pertama terpenuhi, namun setelah tiga bulan itu sangat berkurang dikarenakan Pandemi Covid-19, sehingga banyak warga yang tidak membayar parkir disebabkan tidak memiliki uang.

“Dalam setahun target retribusi parkir sekitar Rp700 juta,” imbuhnya.

Komentar

Loading...