Unduh Aplikasi

Para Penasehat Khusus Irwandi Yusuf

Para Penasehat Khusus Irwandi Yusuf
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Foto: Humas Aceh

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengangkat tujuh panasehat khusus. Mereka yang diangkat memiliki tugas yang berbeda-beda. Surat Keputusan pengangkatan sebagai penasehat pun sudah diteken oleh Tgk Agam--sapaan Irwandi Yusuf.

Penasehat khusus yang diangkat oleh Irwandi Yusuf berasal dari berbagai latar belakang, dari Jenderal TNI aktif, purnawirawan, hingga dari kalangan akademisi dan sipil

Tujuh penasehat itu yakni Mayjen TNI GW, Mayjen TNI LAS, Brigjen TNI (Purn) Ay, Mayjen TNI (Purn) SN, Prof. Dr. Ir. Rochmin Dahuri, MS, Dwi Sani Suliantoro, BBA, M.Si dan Muhammad MTA.

Mayjen TNI GW, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang keberlanjutan perdamaian Aceh. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/712/2017.

SK Mayjen TNI GW. Dok AJNN

Mayjen TNI LAS, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang kerjasama dan diplomasi pembangunan Aceh. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/708/2017.

SK Mayjen TNI LAS. Dok AJNN

Brigjen TNI (Purn) Ay, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang kerjasama perdagangan. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/714/2017.

SK Brigjen TNI (Purn) Ay. Dok AJNN

Mayjen TNI (Purn) SN, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang pengembangan investasi dan pembangunan energi. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/715/2017.

SK Mayjen TNI (Purn) SN. Dok AJNN

Prof. Dr. Ir. Rochmin Dahuri, MS, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang kamaritiman. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/710/2017.

SK Prof. Dr. Ir. Rochmin Dahuri, MS. Dok AJNN

Dwi Sani Suliantoro, BBA, M.Si, sebagai penasehat khusus Gubernur Aceh bidang keamanan investasi dan harmonisasi kebijakan nasional. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/709/2017.

SK Dwi Sani Suliantoro, BBA, M.Si. Dok AJNN

Muhammad MTA sebagai penasehat khusus bidang politik dan keamanan. Ia diangkat melalui surat keputusan bernomor 821.21/1009/2017.

SK Muhammad MTA. Dok AJNN

 

Komentar

Loading...