Unduh Aplikasi

Panwaslih dan KIP Aceh Barat Mulai Bersihkan APK di Zona Terlarang

Panwaslih dan KIP Aceh Barat Mulai Bersihkan APK di Zona Terlarang

ACEH BARAT - Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) bersama Komisi Independen (KIP) dibantu oleh satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat, Senin, (27/12) melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) di zona terlarang.

Penertiban tersebut dilakukan di beberapa titik di kawasan Kota Meulaboh seperti sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Nasional dari Simpang Pelor hingga jembatan Besi (Jembes), Jalan Gajah Mada hingga jalan Imam Bonjor tepatnya Masjid Kaca, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan.

Ketua Divisi Pokja Kampanye, Panwaslih Aceh Barat, Satiyan, mengatakan penertiban APK milik masing- masing calon kepala daerah baik gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati di kawasan terlarang sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten 270/320/I/2016 tentang Zona Larangan Pemasangan APK.

“Zona larangan yang dikeluarkan pemerintah daerah ini merupakan tindak lanjut dari PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) nomor 7 tahun 2016 dan PKPU nomor 12 tahun 2016,” kata dia.

Menurutnya,penertiban hanya berlangsung hingga siang hari. Untuk penertiban APK yang berada di kawasan zona terlarang seperti yang telah ditentukan, kata dia, membutuhkan waktu lama. Meski demikian Panwaslih bersama KIP akan terus melakukannya hingga batas waktu tahapan masa kampanye usai.

Dikatakannya, APK yang telah ditertibkan tersebut untuk sementara akan disimpan di kantor KIP Aceh Barat.

“Jumlah yang berhasil kita tertibkan hari ini 500 unit, baik berupa baliho maupun spanduk dan atribut partai,” ungkapnya.

Komentar

Loading...