Unduh Aplikasi

Panti Asuhan Pemko Langsa Tak Layak Dihuni Manusia

Panti Asuhan Pemko Langsa Tak Layak Dihuni Manusia
Kondisi plafon ‎di ruang makan panti asuhan sudah rusak. Foto: Asrul

LANGSA - Ketua Komisi II DPRK Langsa, Saifullah menuding Panti Asuhan Taman Harapan milik Pemko Langsa yang terletak di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota ‎sudah tidak layak dihuni oleh manusia.

Hal tersebut disampaikan Saifullah saat melakukan pantauan khusus (pansus) ke Panti Asuhan ‎Taman Harapan, Kamis (14/9) melihat kondisi sarana bangunan sudah banyak terjadi kerusakan.

"Jendela, palfon dan sejumlah pintu sudah pada hancur. Panti Asuhan ini sudah tidak layak dihuni oleh manusia lagi" kata Saifullah kepada AJNN di sela-sela pansus.

Menurut Saiful, kerusakan sarana seperti jendela, plafon dan pintu sudah sangat parah. Pasalnya kerusakan tidak hanya terjadi di satu-dua kamar saja, namun hampir di seluruh kamar. Baik kamar tidur anak perempuan maupun pria, selain itu kerusakan juga terjadi di ruang makan anak-anak.

Saifullah mengaku prihatin dengan panti asuhan yang dihuni oleh seratusan anak-anak yatim dan kurang mampu itu. Dia mengaku akan mencari solusi kepada mitra Komisi II DPRK Langsa seperti Baitul Mal guna membantu bangunan panti agar di rehab.

"Karena APBK Langsa sedang defisit, kami dari Komisi II DPRK akan berupaya mencari solusi kepada mitra kerja Baitul Mal supaya membantu rehab sarana yang sudah rusak tersebut,"‎ kata Saifullah politisi dari partai Golkar itu.

Saifullah berharap pihak Baitul Mal Langsa dapat membantu sekedar memperbaiki jendela, pintu dan plafon yang sudah rusak di panti asuhan milik Pemko Langsa itu demi kenyamanan anak-anak yatim dan kurang mampu yang menghuni panti itu.

Sementara itu, Pusat Analisis Kajian Advokasi Rakyat Aceh (PAKAR) mengaku prihatin melihat kondisi panti asuhan tersebut. Ia juga telah mendapatkan laporan dari DPW Pakar Langsa.

"Seharusnya Pemko Langsa harus memprioritaskan anggaran untuk panti asuhan, karena itu merupakan tempat tinggal bagi orang yang tidak mampu," kata Direktur Pakar Aceh Muhammad Khaidir.

Untuk itu, Muhammad Khaidir mendesak Pemko Langsa untuk mencari solusi terkait kondisi panti asuhan yang tidak layak huni.

"Ini harus cepat ditanggapi, tahun ini harus ada solusi," tegas Khaidir. 

Komentar

Loading...