Unduh Aplikasi

Pantan Terong, Tawarkan Keindahan Danau dari Ketinggian

Pantan Terong, Tawarkan Keindahan Danau dari Ketinggian
Para Wisatawan sedang berswa foto dari puncak Pantan Terong. Foto: AJNN/Rahmat Fajri.

ACEH TENGAH - Puluhan muda mudi berpakaian hitam bertuliskan Pewarta Kutaraja di dada dengan simbol The Light of Aceh di lengan kanan turun dari mobil Innova Reborn berwarna hitam dan putih.

Kedatangan mereka dari Banda Aceh itu untuk menikmati keindahan Danau Laut Tawar dari puncak gunung Pantan Terong Kecamatan Bebesen, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Mereka sengaja datang untuk berswafoto dengan latar keindahan danau Laut Tawar dan Kota Takengon dari ketinggian. Serta ingin menyeruput kopi sambil menikmati pemandangan alam di sana.

Ditambah lagi dengan hembusan angin sepoi-sepoi dan sejuknya udara hingga 17 derajat celcius menciptakan kenikmatan tersendiri.

Puncak Pantan Terong merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Takengon yang cukup diminati wisatawan, selain puncak Burtelege, Arung Jeram Lukup Badak serta berbagai lokasi lainnya.

Pantan Terong sendiri berada di ketinggian 1.830 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari puncak itu terlihat jelas hamparan danau Laut Tawar, dan sungguh menyegarkan mata.

Untuk sampai ke Panton Terong ini cukup mudah, pengunjung tidak dihadapkan dengan jalanan yang begitu ekstrem. Semua jalur kesana sudah beraspal hingga ke puncak.

Jarak puncak Pantan Terong dari Kota Takengon berkisar antara 9 sampai 10 kilo meter. Hanya memakan waktu perjalanan 20 menit, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Di sepanjang rute perjalanan pengunjung akan menemukan beberapa desa, dan kebun kopi milik warga setempat ketika mulai menaiki tanjakan.

Salah seorang anggota dari Pewarta Kutaraja, Wildan mengatakan mereka baru saja tiba di Kota Takengon setelah menempuh perjalanan tujuh jam dari Kota Banda Aceh.

Tujuan utama mereka ke Takengon ini untuk melepaskan penat dari Ibu Kota Provinsi itu dengan menggelar camping di pantai Ketibung, tepatnya di kawasan Danau Laut Tawar.

Mengunjungi puncak Pantan Terong termasuk agenda mereka yang kedua setelah bermalam dibawah tenda.

Wildan mengaku ini kali pertama dirinya mengunjungi puncak Pantan Terong, ia begitu penasaran ingin melihat langsung keindahan alam seperti yang tergambar dari media sosial.

"Ini pertama kali saya kesini, saya penasaran seindah apa kalau dilihat secara langsung. Karena selama ini saya hanya melihat dari media sosial," ucap kala itu.

Wildan merasa cukup puas melihat pemandangan indah perpaduan antara gunung-gunung, danau dan rumah-rumah penduduk. Tak mau membuang waktu, ia langsung mengabadikan puluhan foto melalui smartphonenya.

"Bagus sekali pemandangannya, makanya tadi langsung selfi dan berfoto dengan teman-teman juga. Nanti akan saya upload di Instagram," ujar Wildan.

Salah seorang pengelola lokasi wisata Pantan Terong, Khairul mengatakan, setiap hari disini tidak sepi dari pengunjung ramai. Khususnya hari Sabtu dan Minggu, pasti selalu padat.

Pengunjungnya rata-rata berasal dari Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Banda Aceh serta berbagai daerah lainnya, bahkan juga ada dari Kota Medan, Sumatera Utara.

"Apalagi kalau Sabtu-Minggu, dari Jakarta bahkan wisawatan Malaysia juga datang kesini," kata Khairul.

Khairul menyebutkan, untuk biaya parkir karena memang sudah disediakan lahan, harganya Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat.

"Sedangkan untuk harga tiket masuk masing-masing per orang hanya Rp 5.000 saja, tapi bagi anak-anak digratiskan," sebutnya.

Selain memanjakan mata dengan pemandangan alam indah dan udara sejuk, di lokasi Pantan Terong ini juga ada warung kopi Keniko, sehingga wisatawan bisa langsung menikmati kopi khas Gayo dengan kualitas asli.

Wisata Puncak Pantan Terong ini juga memiliki fasilitas yang cukup, mulai dari tempat beribadah yakni mushola, dan kamar mandi yang bersih. Jadi wisatawan tidak perlu khawatir bila ingin berlama-lama disana.

Komentar

Loading...