Pansus DPRK Pidie Temukan Proyek Yang Dikhawatirkan Tak Selesai Tepat Waktu

Pansus DPRK Pidie Temukan Proyek Yang Dikhawatirkan Tak Selesai Tepat Waktu
Penyampaian laporan Tim Pansus DPRK Pidie. Foto: AJNN/Salman.

PIDIE - Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie menemukan sejumlah kegiatan (Proyek) fisik di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) setempat yang dikhawatirkan tidak selesai dikerjakan sesuai dengan jadwal waktu pelaksanaan yang ditentukan. 

"Hasil peninjauan di lapangan ada kegiatan yang waktu pelaksanaannya hanya tinggal beberapa hari lagi, namun realisasinya fisik pelaksanaan baru terealisasi 40 sampai 50 persen," ungkap demikian  Abdul Manaf yang membacakan hasil laporan Pansus I di ruang rapat paripurna DPRK setempat menjelang pembahasan rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2022.

Selain itu, dilapangan tim Pansus I juga menemukan adanya pelaksanan kegiatan yang tidak memasang papang informasi proyek di lokasi pekerjaan sehingga tidak dapat diakses publik. 

"Terkait itu, kami minta kepada Dinas PK untuk mengintensifkan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan fisik," katanya. 

Sementara laporan Tim Pansus V mengingatkan kepada dinas terkait dalam membuat rencana teknik di bidang infrastruktur supaya benar-benar mengkaji efektif dan efisien dengan tidak mengabaikan kualitas dan kuantitas dalam sebuah bangunan pada setiap pekerjaan sehingga tidak terkesan mubazir seperti pembangunan dua unit jembatan di Kecamatan Delima. 

"Menurut hemat Pansus V masih bisa dilakukan teknis lain untuk menjawab kelancaran transportasi di daerah tersebut yaitu dengan melakukan penimbunan dan pemadatan," hasil laporan Pansus V DPRK Pidie yang dibacakan Muhammad Khaizir.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini