Unduh Aplikasi

Pansus DPR Aceh Temukan Proyek Tidak Sesuai Perencanaan di Pidie

Pansus DPR Aceh Temukan Proyek Tidak Sesuai Perencanaan di Pidie
Anggota Pansus DPRA Anwar Husein melihat RAB proyek pembangunan embung Lhok Keumudee, Gampong ALu Ladang, Kecamatan Batee, Pidie. Foto: AJNN/Salman

PIDIE- Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menemukan beberapa proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2019 di Kabupeten Pidie tidak sesuai perencanaan, sehingga dinilai tidak membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kami menemukan beberapa proyek di Pidie tidak sesuai dengan perencanaan, tidak terintegrasi antara perencanaan dan pekerjaan,” ungkap anggota Pansus DPRA Dapil II M Reza Fahlevi Kirani kepada AJNN, di lokasi pembangunan embung Lhok Keumudee, Gampong ALu Ladang, Kecamatan Batee, Pidie, Sabtu (11/7).

Menurut Fahlevi, masih banyak pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan Pemerintah Aceh dan ini menjadi cacatan penting dalam hal penganggaran untuk pembangunan infrastuktur.

Pemerintah Aceh jangan asal mengalokasikan anggaran tapi bangunan tersebut tidak pernah berfungsi bagi masyarakat. Misalnya pembangunan embung ini berapa anggaran yang dibutuhkan, seharusnya pemerintah mengalokasi dana sekali pengganggaran supaya embung tersebut tuntas sehingga dapat berfungsi bagi masyarakat.

DPRA Minta Oprit Jembatan Kiran di Pijay Dibongkar

“Kami melihat pemerintah masih hilang arah terhadap konsep pengganggaran dan perencanaan,” ujarnya.

Fahlevi menyebutkan, selama sepekan melakukan pansus di Dapil II Pidie dan Pidie Jaya meliputi proyek rumah sakit, embung, irigasi, jalan, translok, jaringan irigasi dan sejumlah paket pengadaan.

“Sejumlah temuan ini akan manjadi catatan bagi kita untuk dibawa dan dalam rapat paripurna DPRA,” kata Fahlevi.

Sebagaiman diberitakan AJNN sebelumnya DPRA menemukan proyek pembangunan jembatan Krueng Kiran ruas jalan Trienggadeng-Batas Bireuen, di Gampong Kiran, Kecamatan Jangkabuya, Pidie Jaya, rusak pada oprit.

 

Komentar

Loading...