Unduh Aplikasi

Pansus Dapil 3: proyek padang rumput Pemerintah Aceh gagal

Pansus Dapil 3: proyek padang rumput Pemerintah Aceh gagal
Wpid 20140129 122715
NAGAN RAYA - Anggota Pansus 8 Dapil 3 (Nagan Raya,  Aceh Barat dan Aceh Jaya) DPRA,  Iskandar Daoed mengakui sangat kecewa dengan realisasi proyek padang rumput di Nagan Raya yang menurutnya tidak sesuai harapan.

"Laporan yang kami terima sudah selesai 65 persen, kalau begini jangankan segitu 10 persen juga tidak ada,"kata Anggota DPR Aceh dari Partai Demokrat ini saat melakukan peninjauan ke lokasi penanaman rumput, Rabu (291).

Tim Pansus yang meninjau proyek ini Dr Mariati MR,  Moharriadi Syafari,  Zuriat Suparjo dan Abdullah Saleh.

Proyek padang rumput ini terdapat di Gampong Blang Aman Tadu, Kecamatan Beutong,  Nagan Raya.  Jarak lokasi lahan penanaman ladang rumput tersebut dengan kawasan pemukiman sekitar 10 kilometer.

Kata Iskandar awalnya Pemerintah Aceh ingin menjadikan Nagan Raya sebagai zona pemenuhan daging bagi masyarakat Aceh. Bahkan untuk tahap awal tahun 2013 Pemerintah Aceh menganggarkan dana Rp1 miliar untuk persiapan ladang gembala.

"Lahan ini sebagai percontohan yang nantinya akan dijadikan UPTD. Tapi kalau begini Pemerintah Aceh harus evaluasi, "tambahnya.

Dari hasil tinjauan Iskandar mengaku sangat kecewa, ia menilai rekanan tidak profesional, bukan hanya rekanan dia meminta Dinas Peternakan Aceh dan PPTK harus dipanggil untuk diminta pertanggungjawaban.

"Kalau ini hasilnya buang-buang uang negara,"katanya.

Seharusnya tahun 2014 sudah memasuki tahapan pengadaan lembu. Namun dengan kondisi ladang rumput yang belum siap, ia khawatir akan tertunda. Sehingga rencana Pemerintah Aceh menjadi Nagan Raya sebagai pusat ternak terancam gagal.

ZULKARNAINI MASRY

Komentar

Loading...