Unduh Aplikasi

Pangdam: Potensi Kecurangan di Pilkada Aceh Tinggi

Pangdam: Potensi Kecurangan di Pilkada Aceh Tinggi
Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal Luczisman Rudy Polandi. Foto: Darmansyah Muda
NAGAN RAYA - Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda Mayor Jenderal Luczisman Rudy Polandi mencurigai besarnya potensi kecurangan yang terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh yang akan berlangsung 2017 mendatang.

"Kecurangan pasti ada, setiap daerah tidak hanya di Aceh kecurangan itu ada, namun semua terjadi di seluruh indonesia," kata Rudy Polandi, kepada wartawan disela- sela kunjungan kerjanya ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suak Puntong, Nagan Raya, Jumat (12/8).

Menurut Rudy besarnya indikasi kecurangan tersebut menjadi tugas semua pihak untuk membantu mengeliminasi (menghilangkan) proses kecurangan tersebut, terutama pihak kepolisian, sehingga Pilkada 2017 tersebut berjalan dengan damai.

Selain itu, kata Rudi, pilkada yang akan berlangsung 2017 mendatang juga memiliki potensi konflik jika tidak dapat dijaga dengan baik, mengingat saat ini sudah mulai ada pihak- pihak yang mengganggu keamanan pilkada dengan merusak baliho atau alat peraga lainnya milik kandidat.

Untuk mencegah terjadinya kecurangan dan konflik pada pilkada, dirinya sudah memanggil semua kandidat untuk dapat bekerjasama dengan baik dalam menciptakan situasi keamanan dan perdamaian terutama mendamaikan massa para kandidat.

"Kami sudah minta kepada para kandidat yang bertarung dalam pilkada di Aceh untuk masing- masing menjaga massanya, sehingga dapat menghindari hal-hal yang diinginkan," jelasnya.

Dirinya juga meminta kepada pihak kepolisian sebagai penanggung jawab utama dalam memberikan pengamanan dan keamanan pada pesta demokrasi tersebut, mengingat saat ini telah memasuki tahun politik.

"Kami siap memberikan bantuan apabila pihak kepolisian membutuhkan," ujarnya.

Komentar

Loading...