Unduh Aplikasi

Pangdam IM dan Kapolda Ajak Ulama Sosialisasi Bahaya Covid-19  

Pangdam IM dan Kapolda Ajak Ulama Sosialisasi Bahaya Covid-19  
Pangdam IM dan Kapolda Aceh bersama ulama Aceh, Abu Kuta Krueng. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Achmad Marzuki dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengajak ulama mensosialisasikan dan mengkampanyekan protokol kesehatan Covid 19 kepada masyarakat.

"Kami memohon kepada kepada ulama Aceh dapat membantu pemerintah mensosialisasikan bahaya Covid 19," kata Mayjen TNI Achmad Marzuki, Rabu (30/12).

Saat ini, kata Pangdam IM, masyarakat mulai terlihat abai dengan protokol kesehatan. Padalah pemerintah terus berupaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Mereka menganggap Covid 19 tidak ada dan tidak berbahaya, sehingga mereka abai penerapan protokol kesehatan salah satunya tidak memakai masker dan melakukan kerumunan," imbuhnya.

Padahal, lanjut Pangdam, jumlah kasus Covid 19 terus meningkat di seluruh Provinsi termasuk di Aceh. Saat ini ada 9000 orang yang terkonfirmasi Covid 19 di Aceh dengan 7500 orang dinyatakan sembuh dan 300 orang meninggal dunia.

"Bantu kami bersama-sama mengajak masyarakat berapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan," kata Pangdam.

Sementara Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyampaikan bahwa Covid 19 itu ada, bahkan keluarga terdekatnya juga pernah terkonfirmasi Covid 19.

"Keluarga terdekat saya pernah terkonfirmasi Covid 19. Sempat di rawat dan saat ini dinyatakan telah sembuh. Ini membuktikan bahwa Covid 19 itu ada,," ucap Kapolda.

Selain itu, Kapolda mengajak ulama Aceh juga mengkampanyekan bahaya narkoba yang jumlah kasusnya meningkatkan setiap tahun.

"Di 2020, kepolisian telah mengamankan 400 kilogram lebih narkoba jenis sabu. Jika ini tidak kita cegah, tentunya akan merusak generasi muda," ungkap Irjen Pol Wahyu Widada.

Komentar

Loading...