Unduh Aplikasi

Pandemi Covid-19, Permintaan Daging Menurun di Aceh Barat

Pandemi Covid-19, Permintaan Daging Menurun di Aceh Barat
Penjual daging di Aceh Barat. Foto: AJNN/Darmansyah Muda.

ACEH BARAT - Jumlah permintaan daging sapi/kerbau pada meugang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Aceh Barat sedikit menurun. 

Menurunnya harga daging membuat para penjual daging dadakan di kabupaten tersebut tidak terlalu ramai.

Dari pantauan AJNN di Jalan Daod Dariyah II atau tepat di pasar tradisional Kompleks Pasar Bina Usaha (KPBU) Meulaboh terlihat hanya puluhan lapak penjual daging dadakan, dan jumlah ini tampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai ratusan lapak.

Untuk harga daging sapi/kerbau yang dijual oleh para pedagang masih seperti meugang sebelumnya yakni 170 ribu-180 ribu per kilogramnya.

Wawan (40), salah seorang pedagang daging mengatakan, jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah permintaan daging cukup tinggi, bahkan ia mampu menjual hingga lima ekor sapi/kerbau, tapi meugang kali ini hanya mampu menjual dua ekor.

"Kalau pembeli ya menurun tahun ini. Tahun ini saya hanya terjual dua ekor, biasanya hingga lima ekor. Untuk harga berkisar dari Rp170 ribu hingga Rp180 ribu paling murah," kata Wawan.

Wawan menyebutkan rendahnya penjualan daging tahun ini disebabkan oleh pandemi CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19), sehingga jumlah ternak sapi/kerbau yang disembelih di rumah potong hewan (RTH) tidak banyak.

Tidak hanya itu, pengaruh harga ternak sapi/kerbau yang dijual ditingkat peternak juga membawa pengaruh, dimana pedagang tidak terlalu berani membeli karena akan membuat harga jual menjadi lebih mahal.

"Pengaruh lain bisa saja terjadi karena selama pandemi Covid-19 ini pedagang ada yang menjual daging di desa-desa setempat dan kemungkinan ada penjualan daging murah subsidi yang dilakukan oleh pemerintah gampong," ungkapnya.

Kata Wawan, tahun-tahun sebelum terjadinya pandemi Covid-19, penjual daging di Lasar Meulaboh memenuhi dua sisi bahu jalan, namun tahun ini hanya satu sisi bahu jalan dan itupun tidak penuh sepanjang jalan.

HUT Pijay

Komentar

Loading...