Unduh Aplikasi

PAN Usul Pilkada Aceh 2022

PAN Usul Pilkada Aceh 2022
Ketua DPW PAN Aceh, T Hasbullah HD. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Partai Amanat Nasional menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) I, melalui video conference yang ditayangkan di Facebook dan Youtube, Selasa (5/5) pagi.

Rakernas yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, diikuti oleh seluruh kader dan pengurus, mulai tingkat DPP, DPW, DPD dan DPC, termasuk Aceh.

Seperti terlihat di Kantor PAN Aceh yang berada di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh. Para pengurus mulai dari Ketua DPW PAN Aceh, T Hasbullah HD, dan Sekjen, Irfannusir Rasman serta pengurus lain sudah bersiap untuk mengikuti rakernas tersebut.

Ketua DPW PAN Aceh, T Hasbullah HD mengatakan rakernas itu merupakan yang pertama dilakukan sejak Kongres di Kendari lalu. Dimana dalam kongres tersebut, Zulkifli Hasan kembali terpilih sebagai Ketua Umum PAN.

"Pelantikan ditunda dulu, karena kondisi Covid-19, jadi demi keberlangsungan organisasi partai, maka rakernas segera dilakukan," kata T Hasbullah HD, disela-sela mengikuti rakernas itu.

Ia menjelaskan agenda utama dalam rakernas itu adalah membahas agenda yang pernah disusun ketika Kongres di Kendari, yakni meluruskan tentang muswil, musda, muscab.

"Artinya walaupun sedang dalam pandemi, organisasi PAN harus berjalan. Kami membicarakan muswil bulan 7, musda Oktober, juga membahas beberapa langkah tentang pilkada, dan pemenangan pemilu di 2024," ujarnya.

Baca: KPU Pusat Belum Bahas Jadwal Pelaksanaan Pilkada Aceh

Ia mengungkapkan sebelum pembukaan rakernas, pihaknya duduk dengan beberapa pengurus terkait dengan permintaan yang akan disampaikan dalam rakernas itu. Dimana Aceh mengusulkan dua permintaan dalam rakernas itu.

"Kami mengusulkan dua permintaan dalam rakernas itu, dan itu merupakan hasil musyawarah kami," ujarnya.

Pertama, kata Hasbullah, pihaknya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menolak kehadiran tenaga kerja asing sebanyak 500 orang dalam kondisi seperti ini. Dimana rakyat Indonesia dilarang berpegerian, mudik, dan sebagainya, tapi tenaga asing malah masuk ke Indoneisa

"Kedua, Aceh mengusulkan pilkada di Aceh itu di 2022, sesuai dengan masa berlaku pemilu di Aceh. Kami minta anggota DPR RI dari PAN untuk memperjuangkan agar Pilkada di Aceh usul 2022," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh kader di Aceh khususnya di legeslatif untuk terus berbuat lebih kepada masyarakat yang membutuhkan, apalagi di tengah kondisi virus corona.

"Dan hasil laporan yang kami terima, semuanya sudah bekerja untuk membantu masyarakat terdampak corona, apresiasi dari kami," ujarnya.

Komentar

Loading...