Unduh Aplikasi

Paket Lelang Revitalisasi Pasar Rakyat di Terutung Payung Agara Dibatalkan

Paket Lelang Revitalisasi Pasar Rakyat di Terutung Payung Agara Dibatalkan
Foto: Ist

BANDA ACEH - Paket lelang pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat di Desa Terutung Payung Kecamatan Bambel Aceh Tenggara telah dibatalkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa setempat. 

Pengumuman pembatalan tender proyek senilai Rp 2,2 miliar tersebut sudah disampaikan lewat laman LPSE Aceh Tenggara. 

Pada laman LPSE tersebut disampaikan, tender proyek itu dibatalkan setelah adanya surat dari PPK Nomor: 800/628/IX/2020 tentang permohonan pembatalan lelang. 

Baca: Paket Lelang Pasar Rakyat di Aceh Tenggara Diduga Sarat KKN

Hal itu disebabkan karena adanya kesalahan dalam perhitungan harga perkiraan sendiri (HPS). 

Terkait pembatalan lelang ini, AJNN mencoba melakukan konfirmasi ke Kepala ULP Agara, Ismet Inono. Namun, hingga berita ini ditayangkan, nomor ponselnya belum juga terhubung. 

Sebelumnya, Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Nasrul Zaman menyebutkan, lelang paket pembangunan pasar Rakyat yang berlokasi di Desa Terutung Payung Kecamatan Bambel Aceh Tenggara diduga sarat KKN. 

Hal itu disampaikan Nasrul Zaman setelah menerima beberapa pengaduan dari peminat yang mengikuti lelang.

"Beberapa oknum kontraktor malah mendapat info kalau ada kontraktor yang membawa-bawa nama Kapolres Agara. Padahal kita tahu Kapolres baru ini sama sekali tidak punya track record pemain proyek," katanya.

Oleh karena itu, Nasrul berharap Kapolres segera membersihkan namanya dari paket pasar tersebut dan bukan tidak mungkin jika Kapolres diam saja akan ada yang memberi laporan ke Kapolda jika terus dibiarkan.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, SH SIK saat dikonfirmasi AJNN, menegaskan bahwa dirinya tidak terkait dengan proyek tersebut.

"Saya tegaskan kembali bahwa berita itu tidak benar," tegas Kapolres via WhatsApp, Rabu (23/9).

Komentar

Loading...