Unduh Aplikasi

Pakar: Berikan Rasa Aman Terhadap Investor di Aceh

Pakar: Berikan Rasa Aman Terhadap Investor di Aceh
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Pakar Ekonomi Aceh, Ali Amin mengatakan Pemerintah Aceh melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDA) menargetkan investasi sebanyak Rp 2,3 triliun pada 2016, itu hanya baru terealisasi sebanyak 10 persen dari totalnya.

Dikatakan Ali Amin, jika Pemerintah Aceh hanya fokus mengandalkan investasi berdasarkan APBA, Otsus atau sumber anggaran lainnya yang ada di dalam negeri maka itu tidak akan membawa pengaruh yang singinfikan. Tetapi Ali Amin menyarankan yang harus ditingkatkan adalah investasi dari luar negeri yaitu melaui Penanaman Modal Asing (PMA).

“Bagaimana Pemerintah Aceh melalui (Satuan Kerja Pemerintah Aceh) tersebut merayu investor asing agar mau menanamkan modal di Aceh,” kata Ali Amin kepada AJNN, Kamis (16/11).

Dosen dari Universitas Muhammadiyah Aceh itu berujar, beri rasa keaman terhadap investor agar bisa berinvestasi di Aceh. “Selama ini kita mendengar investor tidak ke Aceh karena Aceh belum aman. Maka kalau hal ini tidak diatasi secepatnya oleh siapa pemimpin yang terpilih kedepan maka akan menjadi bom waktu,” ujarnya.

Ali Amin juga mengatakan sumber daya pertumbuhan eknomoi Aceh memang paling besar dari pertanian. Surplus dari sektor pertanian Rp 7,1 triliun menjadi prestasi yang lumayan.

“Aceh dari dulu memang fokusnya kepada sektor pertanian,” kata Ali Amin.

Dikatakan Ali Amin, untuk mengurangi angka penganguran, sedikit tidaknya bisa diatasi dari sektot pertanian. Ali menjelaskan, jika sebuah pekerjaan pada sektor pertanian misalnya pemetaan sawah seharusnya dikerjakan oleh lima orang, maka pekerja tingkatkan sebanyak sepuluh orang.

“Sebenarnya pengganguran tetap, tapi setidaknya ada yang bisa dikerjakan daripada tidak ada yang dikerjakan,” ujar Ali Amin

Komentar

Loading...