Unduh Aplikasi

Pakai Rok Mini, Siswi Kelas I SMP Nagan Dipecat

Pakai Rok Mini, Siswi Kelas I SMP Nagan Dipecat
Girl 80327 1280
NAGAN RAYA - Cut Anggun Najwa (14), seorang siswi pindahan di kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kuala, Nagan Raya, terpaksa berhenti sekolah pada hari pertama ia memasuki sekolah tersebut lantaran pihak sekolah mengeluarkannya (DO) akibat memakai rok pendek dengan belahan di bagian belakang.

Darman (45), orang tua Cut Anggun Najwa mengatakan, anaknya dikeluarkan dari SMPN 3 Kuala pada Senin, 5 Oktober 2015.

Darman prihatin dengan keputusan pihak sekolah yang dinilai terburu-buru mengambil tindakan pemecatan.

Padahal, menurutnya putri bungsunya itu yang masih berusia belia dan belum begitu paham peraturan sekolah. Seharusnya menurut Darman, pihak sekolah terlebih dahulu memberikan peringatan jika anaknya melakukan kesalahan.

Pihak SMPN 3 Kuala, Nagan Raya, kepada AJNN Kamis (8/10) membenarkan seorang siswi terpaksa di-drop out dari sekolah itu pada hari pertama masuk kelas lantaran memakai rok mini.

Hal tersebut dinilainya bertentangan dengan syariat Islam dan juga mendapat tentangan dari para siswa lain di sekolah itu.

Menurut Nyak Hasan, Ketua Komite sekolah tersebut, sempat terjadi keributan di hari pertama siswi itu memasuki sekolah.

Keributan diakibatkan oleh siswa lain yang melecehkan  Cut Anggun karena mengenakan rok mini. Akibatnya, kakak Cut Anggun yang bernama Najwa mendatangi sekolah dan memarahi siswa yang melecehkan adiknya.

"Akibat kekacauan itu, pihak sekolah mengambil kebijakan untuk mengeluarkan Cut Anggun Najwa dari sekolah," ujar Nyak Hasan.

Menurut Nyak Hasan, siswi yang dikeluarkan tersebut juga belum menyerahkan surat pindah dari sekolah asalnya di SMPN 1 Jeuram, Nagan Raya.

"Siswi itu dikeluarkan karena baru hari pertama sekolah di sini sudah cekcok dengan siswa lain. Dia memakai rok pendek dan dibelah di belakang. Dan dia juga belum punya surat pindah dari sekolah asalnya."

Sementara itu, terkait surat pindah, Darman, orangtua Cut Anggun Najwa, mengaku belum mengurusnya. Darman mengaku memindahkan anaknya ke SMPN 3 Kuala agar dekat dengan rumahnya di gampong Blang Baro, kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Ia juga mengatakan, saat masih bersekolah di SMPN 1 Jeuram puterinya itu tinggal di rumah saudaranya di sana.

Di sekolah lama, kata Darman, putrinya itu sering mengalami kesurupan sehingga diputuskan untuk dipindahkan ke  SMPN 3 Kuala agar dekat dengan dirinya.

| MUKHLIS

Komentar

Loading...