Unduh Aplikasi

Padi Siap Panen Terendam Banjir, Petani Aceh Utara Merugi

Padi Siap Panen Terendam Banjir, Petani Aceh Utara Merugi
Petani angkut padi basah di Aceh Utara. Foto: AJNN/Sarina

ACEH UTARA – Ratusan hektare sawah di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir. Akibatnya, padi baru siap dipanen tersebut mulai membusuk, Minggu (6/12).

Amatan AJNN di lapangan, sejumlah warga memilih untuk menjemur padi-padi yang baru selesai dipotong. Bahkan, ada juga yang sedang mengangkatnya dari rendaman air di sawah untuk dinaikkan ke darat, menggunakan plastik karet.

Biji-biji padi tersebut terlihat sudah membusuk, bahkan sebagian sudah mulai tumbuh, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Salah seorang petani di Gampong Sumbok Rayeuk, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Mukhtaruddin kepada AJNN mengatakan, padi miliknya sudah memasuki masa panen, bahkan sebagian sudah dipotong tiga hari lalu.

“Tiga hari lalu baru dipotong, belum sempat diangkat. Keesokannya hujan dan rendam padi-padi tersebut,” katanya.

Didampingi istri dan anak, Mukhtar menambahkan, biasanya ketika panen setiap tahunnya, bisa menghasilkan hingga 5 gunca, dari empat Mah sawah miliknya. Namun sekarang, jika terendam banjir pendapatan akan berkurang.

“Ini bisa hilang hingga tiga gunca, padahal harga gabah saat ini sedang mahal Rp4.900 per kilogram,” jelasnya.

Sambung Mukhtar, dirinya mengaku akan merugi dengan kondisi panen yang berkurang. Karena jika gabah basah, para pengusaha akan membeli dengan nilai yang rendah dan harganya anjlok.

“Mau bagaimana lagi, mudah-mudahan tidak hujan lagi, karena masih banyak padi siap panen belum dipotong. Dikhawatirkan jika lama terendam akan membusuk,” imbuhnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...