Unduh Aplikasi

PA Aceh Jaya Terpecah, Wakil Ketua Tak Diundang Rapat

PA Aceh Jaya Terpecah, Wakil Ketua Tak Diundang Rapat
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (PA) Aceh Jaya Bustami
ACEH JAYA - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (PA) Aceh Jaya Bustami merasa tersisih. Dalam sejumlah rapat internal partai membahas bakal calon bupati pada Pemilihan Kepaa Daerah 2017, Bustami tak pernah dilibatkan.

"Apa (saya) sudah dipecat dari partai? Atau ada program-program terselubung buat kandidat balon bupati 2017," kata Bustami kepada AJNN, Kamis (10/12).

Bustami merasa sikap yang ditunjukkan pemimpin partai kepada dirinya tidak mencerminkan sikap ksatria. Dia berharap, Ketua Partai tidak berlaku otoriter. Terkait dengan calon yang bakal diusung partai itu, Bustami berharap pimpinan partai tidak memutuskan secara sepihak.

"Jangan mengambil keputusan diam-diam. Harus sesuai dengan AD/ART partai. Jangan lagi seperti pidato pada acara pertemuan di Cot Beuruehoi Kecamatan Teunom dari pimpinan PA Aceh Jaya yang mengatakan bahwa eks kombatan (di PA Aceh Jaya) hanya beberapa orang," kata dia.

Menurut Bustami, ada anggapan dari pemimpin partai bahwa dirinya bukan bagian dari partai. Bustami menegaskan, dirinya bekerja untuk Partai Aceh dalam seluruh rangkaian pemilihan umum sejak 2006 hingga 2014.

"Sebodoh-bodohnya kami. Kami dan masyarakat pernah bekerja untuk menyukseskan partai," kata Bustami.

Bustami juga meminta pimpinan partai bersikap terbuka dengan mengumumkan proses seleksi bakal calon bupati ke publik. Semakin terbuka, kata dia, masyarakat akan semakin dilibatkan dalam proses seleksi calon pemimpin Aceh Jaya 2017 nanti. Ini, kata dia, akan menarik simpati dan mendorong masyarakat kembali memenangkan Partai Aceh pada Pilkada 2017.
Iklan Kriyad

Komentar

Loading...