Unduh Aplikasi

Ormas Islam Singkil desak pemerintah segegra tertibkan gereja liar

ACEH SINGKIL - Sejumlah ormas islam yang ada di Kabupaten Aceh Singkil mengeluhkan maraknya pendirian gereja liar di wilayah kepualaun itu.

Keluhan tersebut mencuat saat sesi tanya jawab dalam kegiatan penguatan kapasitas ormas di Aula Kantor Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Rabu(30/10) lalu.

Acara tersebut di gelar Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh bekerja sama dengan Kesbangpol Kabupaten Aceh Singkil.

Menurut Ustad Hambali, salah seorang pimpinan ormas islam setempat, pendirian gereja liar ini telah menyalahi aturan yang ada.

"Pemerintah harus mengambil langkah konkrit agar situasi ini tidak terus berlanjut," ujar Hambali.

Kata dia, walau bangunan yang dibangun masih disebutkan dalam Undung-undung (seperti balee), akan tetapi bangunan tersebut telah berubah fungsi menjadi rumah ibadah.

"Kalau hal ini terus dibiarkan berlanjut, sungguh sangat mengkhawatirkan daerah kepulauan yang terkenal Bumi Syeh Abdurrauf ni akan dipenuhi oleh gereja liar yang tak berijin," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kadis Syariat Islam Prof. DR. Syahrial Abbas yang juga bertindak sebagai salah seorang narasumber berjanji akan segera melaporkan hal ini ke Gubernur Aceh.

"Insya Allah, saya bersama pak Kaban  Kesbang Nasir Zalba akan segera menghadap Gubernur Aceh guna melaporkan hal ini," kata prof syahrial Abbas.

Tgk Adli Abdullah, Wakil Ketua tim asistensi Gubernur Aceh yang bertindak sebagai moderator juga mendukung penuh apa yang di katakan kadis syariat islam.

"Sebagai anggota tim asistensi gubernur, saya akan menyampaikan hasil diskusi ini kepada bapak Gubernur Aceh"sambung Tgk. Adli.

Acara ini juga di jadiri oleh narasumber, Kanwil Kemenag Aceh Drs. Ibnu Sa'dan, Dr. Kamaruzzaman dosen UIN Aceh, dan Prof Damanhuri yang merupakan putra asli Singkil.

 

IM

Komentar

Loading...