Unduh Aplikasi

Ismed Nur Aj Hasan

Organisatoris yang jadi anggota DPR

Organisatoris yang jadi anggota DPR
Ismet
Lakukanlah sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Inilah kata-kata yang sering kali dilontarkan oleh pria bertubuh tegap kelahiran Sumbok, Aceh Utara, 12 September 1966 ini.

Nama lengkapnya H. Ismed Nur Aj Hasan, S.Sos. Namun biasa disapa Ismed. Kini dia menjadi salah satu dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara periode 2014-2019.

Meniti karir sebagai kontraktor di bidang pembangunan dan jasa di Mobil Oil menjadi awal titisan karirnya, Direktur PT.Usaha Karya, PT.Kutabram Perkasa dan Wakil Direktur CV Jasa Medika sampai dengan sekarang merupakan modal awal kesuksesannya. Tidak hanya itu dia juga aktif diberbagai organisasi.

Latar belakang pendidikan mulai  di MIN Sumbok tahun 1978, SMPN Simpang Mulieng tahun 1982, STMN Langsa tahun 1985  dan UISU Medan  tahun 1998 .

Adapun berbagai organisasi yang pernah digeluti mulai dari menjadi Bendahara DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara, Bendahara DPD PAN Kabupaten Aceh Utara, Wakil Ketua MPD PAN Aceh Utara, Ketua MPPW PAN Aceh Utara, Anggota Pembina Yayasan Rumah Sakit PMI Aceh Utara, Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS bidang Publikasi dan Kehumasan, Wakil Ketua KONI, Ketua Harian PSSI Aceh Utara, Ketua Harian Pramuka Aceh Utara, Ketua PERKEMI (KEMPO), Ketua Koperasi Yayasan sekaligus ketua Yayasan Matauroe Nanggroe, Penasehat SAR, Bendahara Federasi Panjat Tebing Indonesia Cabang Aceh Utara serta Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara.

Menjadi Anggota DPR bukanlah semata-mata untuk mencari pekerjaan namun mengemban amanah masyarakat yang telah mempercayainya adalah prioritas utama yang harus dilaksanakan.

“Jika untuk mencari segelintir materi saya bisa mendapatkan lebih didunia kontraktor, hasil kebun sawit berhektar-hektar, dan masih banyak usaha lainnya, tapi bukan itu, disini saya harus bisa membuktikan kepada masyarakat yang telah memilih saya bahwa Insya Allah saya bisa mensejahterakan mereka,” kata Ismed optimis saat wawancara dengan AJNN awal Oktober lalu.

Memiliki jiwa sosial tinggi dengan menjadi relawan membawa ia lebih akrab dengan masyarakat. Bergerak dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja, semua ia lakukan dengan hati yang ikhlas tanpa mengharap balasan dari siapapun.

Baginya jabatan tidak penting tapi hal yang terpenting adalah apa bukti nyata yang bisa di perbuatnya.

Dipercaya kembali oleh rakyat, dengan menduduki dua periode yaitu periode pertama dari PAN (Partai Amanat Nasional, dan di periode ke 2 dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan) menjadi suatu hal yang membanggakan.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada masyarakat yang berada di Langkahan dan sekitarnya karena telah memilih kembali sebagai tokoh untuk mewakili daerah tersebut.

Alasan Ismed beralih dari PAN ke PPP disebabkan karena mulanya ia bergabung PAN lebih tepatnya di PBA (Partai Bersatu Aceh) itu merupakan partai local, namun PBA tak lolos verifikasi.

Program yang dicanangkan oleh DPRD ini adalah jika Allah menginzinkan dan jika tidak ada kendala apapun ia akan memperbaiki sturuktur jalan Langkahan-Panton Labu, memperbaiki tempat-tempat ibadah.

Karena diketahui sebelumnya di wilayah itu banyak terdapat masjid yang tak kunjung usai pembangunannya, kemudian ia berencana meningkatkan kualitas pendidikan seperti menyediakan baju sekolah dan lain sebagainya.

“Aceh ini milik kita bersama, tentunya kita juga harus membangunnya secara bersama-sama,” ajaknya.

OLEH INTAN HAYYU

Komentar

Loading...