Unduh Aplikasi

Orang Tepat di Perusahaan Daerah

Orang Tepat di Perusahaan Daerah
Ilustrasi: jakarta kita.

KEPUTUSAN Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang menyetujui penunjukan PT Pembangunan Aceh (PEMA) sebagai kontraktor definitif Blok B harus disyukuri bersama. Ini adalah langkah maju dalam pengelolaan kekayaan alam Aceh. 

Keputusan itu tertuang dalam SK Menteri ESDM Nomor 76.K/HK.02/MEM.M/2021 tentang Persetujuan Pengelolaan dan Penetapan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok kontrak kerja sama pada wilayah Blok B. Tidaklah berlebihan jika Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyebut peristiwa itu sebagai torehan sejarah yang penting. 

Dengan surat itu, negara memberikan persetujuan kepada PEMA, yang dikuasai oleh Pemerintah Aceh, untuk pengelolaan kontrak Kerja sama wilayah blok B. Ketentuan ini akan berlaku hingga 20 tahun. 

Namun hal ini juga menyisakan tugas yang tidak ringan. Salah satunya adalah upaya Pemerintah Aceh untuk menaikkan kelas PEMA sebagai perusahaan bonafide. Dan ini hanya bisa dilakukan dengan menunjuk orang-orang yang tepat untuk menjalankan perusahaan itu, mulai tingkat pengawas hingga pelaksana. 

UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah secara gamblang menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan urusan daerah bersama-sama dewan daerah. Ini adalah sebuah keuntungan untuk memaksimalkan potensi daerah dan mengubahnya menjadi pendapatan.  

Penerapan otonomi daerah menjadikan daerah memiliki kewenangan secara administratif untuk mengatur urusan sendiri yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat di ranah lokal. Selain kewenangan administratif, daerah juga mempunyai kewenangan untuk mengatur keuangan sendiri. Hal ini disebut dengan desentralisasi fiskal. 

Desentralisasi fiskal adalah faktor penting sebagai upaya Aceh menjadi daerah yang mandiri. Apalagi Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah sebagai daya dukungnya. Peran PEMA di Blok B ini menjadi hal penting untuk menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah, terutama menjelang berakhirnya pemberian dana otonomi khusus. 

Sebagai entitas bisnis, PEMA harus benar-benar dikelola secara profesional. Badan ini harus lepas dari kepentingan politik. Kepentingan yang harus diusung oleh perusahaan ini adalah memberikan keuntungan yang maksimal bagi Aceh. 

Tentu saja ini membutuhkan talenta-talenta yang mumpuni. Orang-orang yang memiliki integritas dan andal. Jangan sampai kesempatan untuk mengelola sumber daya alam ini sia-sia hanya karena perusahaan dikelola dengan cara dan orang yang salah. 

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...