Unduh Aplikasi

Orang Kaya Masuk Daftar Penerima BST di Nagan Raya

Orang Kaya Masuk Daftar Penerima BST di Nagan Raya
Ilustrasi. Foto: Merdeka.com/Arie Basuki

NAGAN RAYA - Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial, di Kabupaten Nagan Raya dilaporkan karut-marut. Pasalnya, orang kaya dan orang yang sudah meninggal duniapun terdaftar sebagai penerima.

Adanya orang yang telah meninggal dunia dan keluarga mampu sebagai penerima BST tidak ditampik Dinas Sosial Kabupaten setempat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Kemiskinan, Dinas Sosial Nagan Raya, Asmaul Husna, beralasan masih terdaftarnya mereka yang telah meninggal dunia dan keluarga mampu lantaran terjadinya error sistem sehingga validasi data tidak valid.

Atas persoalan itu, kata dia, Kemensos telah menyurati kembali untuk dilakukan verifikasi ulang serta dilakukan pengusulan ulang atas penerima BST tersebut.

"Jadi memang banyak sekali yang error atau tidak valid. Tapi kan kementerian sudah memyurati kembali untuk memverfikasi dan diusulkan kembali. Saya juga berencana melaporkan kembali ke bapak Bupati karena ada surat masuk untuk memverifikasi kembali," kata Asmaul Husna, saat dihubungi AJNN.

Husna mengatakan, dengan adanya petunjuk tersebut, kata dia, pihaknya akan segera melakukan verifikasi ulang serta mengusulkan kembali penerima BST di Kabupaten itu.

Dikatakannya, Dinsos tersebut nantinya akan menyurati Camat serta para Kepala Desa untuk melihat kembali penerima yang tidak pantas agar dicoret dari daftar tersebut.

Dikatakan Husna, di kabupaten tersebut memang telah ada beberapa desa yang telah menerima BST itu, lantaran saat itu berdasarkan perintah Kemensos untuk segera melakukan penyaluran, dan kegiatan yang penyalurannya melalui kantor Pos itu pun telah dilakukan di seluruh Aceh, Kecuali Kabupaten Aceh Barat yang melakukan penundaan.

"Kemarin itu kan di Kementerian sudah disuruh salur, jadi seluruh Aceh juga sudah salur. Kecuali Aceh Barat memang katanya ditunda dulu karena memang tidak dibolehkan dulu juga sama bupatinya karena takut banyak masalah. Memang mereka juga tidak dapat teguran dari Kementerian karena menunda," ungkapnya.

Dikatakannya hingga saat ini Dinsos setempat memang belum memiliki data valid jumlah warga yang telah meninggal dunia serta keluarga mampu yang masuk dalam daftar penerima BST dari data tahun 2015 milik pusat, yang dijadikan acuan oleh Kemensos itu.

Husna menyebutkan, sebenarnya ia telah menyampaikan kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten setempat jika ada keluarga mampu yang masuk dalam daftar penerima untuk membuat surat pernyataan mampu dan menyerahkan kepada Kantor Pos sehingga tidak disalurkan.

Ia menjelaskan, persoalan masih adanya penerima meninggal dunia dan juga keluarga mampu juga disebabkan oleh terbatasnya waktu verifikasi ulang yang diberikan oleh Kementerian serta mendesaknya waktu penyaluran atau claim yang harus dilakukan.

Berdasarkan data yang diperoleh AJNN adapun jumlah penerima BST di Kabupaten Nagan Raya mencapai 6.051 orang yang tersebar di 222 desa, dengan jumlah bantuan yang akan diterima masing-masing Rp600 ribu/orang selama tiga bulan ke depan.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...